Satpol PP Karawang Bongkar Bangli di Jalur Tamelang-Curug

KARAWANG-Satpol PP Karawang bersama tim gabungan membongkar enam bangunan liar yang masih berdiri di jalur Tamelang-Curug. Penertiban ini menjadi bagian dari penataan kawasan untuk mendukung rencana pelebaran jalan di jalur tersebut.
Pembongkaran melibatkan Pemerintah Kecamatan Purwasari, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI/Polri, serta Perum Jasa Tirta (PJT) II Wilayah III. Petugas menggunakan alat berat berupa ekskavator untuk merobohkan bangunan yang belum dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya.
Kepala Satpol PP Karawang Basuki Rachmat melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas), Tata Suparta, mengatakan pembongkaran tersebut merupakan tahapan akhir dari proses penertiban yang telah berlangsung secara bertahap.
Ia menjelaskan, berdasarkan pendataan awal terdapat 48 bangunan yang berada di area terdampak rencana pelebaran jalan. Petugas kemudian memberikan surat peringatan kepada para pemilik bangunan, mulai dari surat peringatan pertama (SP1) hingga surat peringatan ketiga (SP3).
"Awalnya, kami mendata sebanyak 48 bangunan yang berada di area terdampak rencana pelebaran jalan. Terhadap pemilik bangunan, kami sudah memberikan surat peringatan secara bertahap, mulai dari SP1 hingga SP3," ujarnya.
Tata menyebutkan, sebagian besar pemilik bangunan memilih membongkar bangunannya secara mandiri setelah menerima surat peringatan. Jumlah bangunan yang belum ditertibkan terus berkurang hingga tersisa enam bangunan saat SP3 diterbitkan pada Kamis (29/10).
"Setelah seluruh tahapan peringatan dilalui dan masih ada enam bangunan yang belum dibongkar, hari ini kami bersama tim gabungan turun langsung melakukan pembongkaran," jelasnya.
Ia memastikan penertiban berlangsung lancar dan kondusif. Penanganan terhadap enam bangunan tersebut juga menjadi langkah lanjutan untuk menyiapkan kawasan sebelum pelaksanaan pelebaran jalan.
Tata berharap, kawasan yang kini telah bersih dari bangunan liar dapat mendukung kelancaran proyek pelebaran jalan sekaligus penataan jalur Tamelang-Curug. Penataan tersebut diharapkan membuat kawasan lebih tertib serta menunjang mobilitas masyarakat.
"Alhamdulillah, proses penertiban berjalan lancar dan kondusif. Kami berharap pelebaran jalan dan penataan jalur Tamelang-Curug dapat berjalan sesuai rencana," pungkasnya.(sis/kbe/ery)
