Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Cara Mengatasi Anak yang Tidak Mau Sekolah: Orang Tua Jangan sampai Ikut Tantrum

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|17:10 WIB
Bagikan:
5 Cara Mengatasi Anak yang Tidak Mau Sekolah: Orang Tua Jangan sampai Ikut Tantrum
5 Cara Mengatasi Anak yang Tidak Mau Sekolah: Orang Tua Jangan sampai Ikut Tantrum (Image From: Pexels/Gustavo Fring)

PASUNDAN EKSPRES - Saatnya pergi sekolah! Sebagian besar anak-anak merasa bersemangat untuk berangkat ke sekolah, karena mereka senang bertemu dengan teman-teman.

Tapi, tidak sedikit juga ada anak yang ogah, bahkan ngambek ke orang tua untuk tidak pergi ke sekolah.

Kenapa, ya? Padahal, pendidikan formal di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar akademik, tapi juga menjadi arena anak-anak untuk mengembangkan keterampilan sosial, memperluas pergaulan, dan belajar beradaptasi dengan lingkungan baru.

Namun, di balik penolakan anak untuk pergi ke sekolah, biasanya ada beberapa alasan yang menjadi penyebabnya, seperti: 

  • Stres karena kegiatan sekolah, seperti banyaknya PR, tuntutan belajar, bahkan adanya tekanan guru dan lingkungan. 
  • Pertengkaran dengan teman bisa membuat anak merasa tidak nyaman dan takut kembali ke sekolah. 
  • Anak mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran, hingga cenderung merasa frustasi dan tidak percaya diri. 
  • Masalah dengan guru karena cara mengajar atau sikap guru yang menurutnya tidak sesuai. 
  • Anak mengalami bullying biasanya mengalami tekanan mental yang sangat besar dan merasa tidak aman berada di sekolah. 

Tanda anak enggan ke sekolah biasanya ditunjukkan dengan malasnya bangun pagi, menolak mandi, rewel saat diajak bersiap-siap, bahkan menangis dan marah tanpa alasan yang jelas.

Maka dari itu, sebagai orang tua harus tahu cara mengatasi anak yang tidak mau sekolah. 

Cara Mengatasi Anak yang Tidak Mau Sekolah

Berikut adalah beberapa cara yang bisa orang tua terapkan untuk membuat anak semangat berangkat ke sekolah. 

1. Ajak Anak Bicara dengan Lembut

Langkah pertama adalah membuka komunikasi secara terbuka. Sebagai orang tua, ajak anak bicara dari hati ke hati dan tanyakan apa yang membuatnya tidak ingin sekolah. Hindari nada menghakimi.

Dengarkan dengan sabar, walau alasannya mungkin terdengar sepele. Misalnya, "Aku nggak suka duduk dekat teman yang suka ganggu." Itu bisa jadi hal besar bagi anak.

Setelah itu, bantu anak mencari solusi. Katakan bahwa ayah dan ibunya akan selalu ada untuk mendukungnya dan bersama-sama bisa mencari jalan keluar.

2. Berikan Penjelasan Positif tentang Sekolah

Setelah tahu masalahnya, beri pemahaman bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk belajar, tapi juga untuk bertemu teman, bermain saat istirahat, dan menyalurkan hobi.

Katakan bahwa ia bisa menemukan banyak hal menyenangkan di sekolah seperti pelajaran favorit, lomba-lomba, atau kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minatnya.

3. Tunjukkan Empati dan Dukungan

Ketika anak mengungkapkan keluhannya, seperti merasa dikucilkan atau menjadi korban bullying, orang tua bisa tunjukkan empati. Peluk anak dan tegaskan bahwa hal itu bukan kesalahannya.

Ajarkan anak cara menghadapi situasi yang tidak menyenangkan tersebut.

Contohnya, dengan cuek terhadap pelaku bullying dan melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.

Jangan pernah membalas kekerasan dengan kekerasan. Justru beri pemahaman bahwa anak bisa tetap kuat dan tenang tanpa harus marah.

4. Arahkan Anak Menikmati Kegiatan Sekolah

Anak-anak cenderung lebih mudah semangat jika kegiatan sekolah disesuaikan dengan minatnya. Coba cari tahu apa yang disukai anak.

Jika ia menyukai olahraga, arahkan untuk ikut klub futsal atau basket. Jika suka menggambar, ikutkan ekstrakurikuler seni.

Ini akan menambah motivasi anak untuk berangkat sekolah sekaligus memperluas pertemanan dan meningkatkan rasa percaya dirinya.

5. Bersikap Tegas

Jika tidak ada alasan jelas dan anak hanya merasa malas, orang tua perlu tegas. Jangan terlalu sering membujuk dengan iming-iming hadiah, karena bisa membuat anak terbiasa mencari-cari alasan untuk tidak sekolah.

Terapkan aturan bahwa anak hanya boleh tidak sekolah jika sedang sakit atau ada keperluan penting. Ini akan membentuk disiplin dan tanggung jawab.Tegas bukan berarti keras. Kamu tetap bisa menyampaikan aturan dengan cara yang bijak dan penuh kasih sayang.

Itulah beberapa cara anak yang tidak mau sekolah yang bisa kamu terapkan. Anak yang enggan untuk berangkat sekolah bukanlah sesuatu yang bisa disepelekan.

Di balik sikapnya yang mudah marah, mungkin ada masalah emosional yang belum ia pahami. Sebagai orang tua, kita perlu merangkulnya dengan berusaha mendengarkannya, mendampinginnya, dan menyemangatinya. 

(ipa) 

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline47 menit lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline54 menit lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline1 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle4 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle5 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional6 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle7 jam lalu