6 Trik Membuat Nastar yang Lembut, Renyah, dan Tidak Mudah Hancur

PASUNDANEKSPRES.ID - Kamu mau bikin nastar, tapi bingung gimana caranya biar lembut? Tenang, ada beberapa trik membuat nastar yang lembut yang bisa kamu coba.
Saat Lebaran tiba, nastar sering menjadi kue kering favorit di meja tamu. Perpaduan adonan yang lembut dengan selai nanas yang manis membuat rasanya sulit ditolak.
Namun membuat nastar yang lembut sekaligus tidak mudah hancur ternyata membutuhkan teknik yang tepat. Kalau komposisi bahan atau cara membuatnya kurang tepat, nastar bisa jadi keras, melebar saat dipanggang, atau bahkan terlalu rapuh.
Nah, biar nggak gagal saat buat nastar, kita cek beberapa trik buat nastar lembut di bawah ini, yuk.
Trik Membuat Nastar yang Lembut
Berikut ini adalah beberapa trik untuk buat nastar agar lembut.
1. Gunakan Perbandingan Mentega dan Margarin yang Tepat
Salah satu rahasia nastar yang lembut terletak pada penggunaan lemak, yaitu mentega dan margarin.
Mentega memberikan aroma yang lebih harum serta tekstur yang lembut. Namun jika hanya menggunakan mentega, kue bisa menjadi terlalu rapuh dan mudah hancur.
Karena itu, sebaiknya mentega dicampur dengan sedikit margarin agar teksturnya tetap stabil dan mudah disimpan di dalam toples.
Perbandingan yang sering digunakan adalah:
- 80 persen mentega
- 20 persen margarin
Kombinasi ini membuat nastar tetap lembut, tetapi tidak terlalu rapuh.
2. Gunakan Mentega dalam Kondisi Dingin
Mentega sebaiknya disimpan terlebih dahulu di dalam kulkas sebelum digunakan.
Hal ini penting karena mentega memiliki titik leleh yang cukup tinggi. Jika mentega sudah terlalu lembek atau mencair sebelum diolah, adonan nastar bisa menjadi terlalu basah.
Akibatnya, bentuk nastar bisa berubah saat dipanggang. Menggunakan mentega yang masih dingin juga membantu adonan lebih mudah dikocok dan menghasilkan tekstur yang lebih baik.
3. Ikuti Takaran Resep dengan Tepat
Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat membuat kue kering adalah mengubah takaran bahan dari resep.
Menambahkan terlalu banyak tepung terigu, misalnya, bisa membuat nastar menjadi keras dan kurang lembut.
Perbandingan yang ideal antara tepung dan lemak biasanya sekitar 2:1. Jika takaran ini diikuti dengan baik, tekstur nastar akan lebih seimbang.
Jika adonan terlihat melebar saat uji panggang, tidak selalu berarti Anda harus menambahkan tepung. Sebaiknya tetap ikuti takaran resep agar tekstur kue tetap lembut.
4. Diamkan Adonan Sebelum Dipanggang
Salah satu trik lain yang sering dilakukan adalah mendiamkan adonan di atas loyang sebelum dimasukkan ke dalam oven.
Setelah adonan dibentuk, biarkan terlebih dahulu sekitar 30 hingga 60 menit.
Cara ini membantu adonan lebih stabil sehingga bentuk nastar tidak mudah berubah saat dipanggang.
5. Tambahkan Tepung Maizena
Penggunaan tepung maizena juga bisa membantu menghasilkan tekstur nastar yang lebih renyah di luar namun tetap lembut saat dimakan.
Tepung maizena membuat tekstur kue terasa lebih ringan dan cenderung “meleleh di mulut”. Karena itu, banyak resep nastar yang menambahkan sedikit tepung maizena sebagai campuran.
Namun, jumlahnya tetap harus disesuaikan agar tidak mengubah struktur adonan.
6. Jangan Menggunakan Terlalu Banyak Telur
Penggunaan telur juga perlu diperhatikan agar tekstur nastar tetap sempurna.
Terlalu banyak telur dapat membuat adonan menjadi terlalu cair sehingga sulit dibentuk. Akibatnya, nastar bisa melebar atau tidak bulat sempurna saat dipanggang.
Banyak pembuat kue lebih memilih menggunakan kuning telur saja untuk adonan nastar.
Biasanya sekitar dua hingga tiga kuning telur sudah cukup untuk membuat sekitar 40 hingga 50 buah nastar.
Itulah beberapa trik membuat nastar yang lembut yang bisa kamu coba. Membuat nastar yang lembut sebenarnya bukan hal yang sulit kalau kamu memahami teknik dasar dalam mengolah adonan.
Semoga trik ini dapat membantu kamu membuat nastar yang enak dan lembut. Selamat mencoba!
(ipa)
