Baru 6 Bulan Meluncur, OpenAI Tiba-Tiba Matikan Sora, Aplikasi Video AI Andalannya

OpenAI resmi menghentikan Sora, sebuah aplikasi media sosial yang konsepnya mirip TikTok dan berisi video hasil kreasi AI. Menariknya, aplikasi ini sudah disuntik mati hanya dalam waktu enam bulan sejak pertama kali dirilis.
Dalam pengumuman resminya, OpenAI tidak menjelaskan secara detail alasan di balik penghentian Sora. Selain itu, perusahaan di balik ChatGPT ini juga belum memberikan kepastian terkait kapan layanan Sora akan benar-benar berhenti beroperasi secara resmi.
"Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Sora. Kepada semua orang yang telah berkarya dengan Sora, membagikannya, dan membangun komunitas di sekelilingnya: terima kasih," tulis OpenAI dalam pengumumannya di X, seperti dikutip dari PASUNDANEKSPRES, Kamis (26/3/2026).
"Apa yang Anda buat di Sora penting, dan kami tahu kabar ini mengecewakan. Kami akan membagikan lebih banyak informasi secepatnya, termasuk jadwal untuk aplikasi dan API serta detail untuk menyimpan karya Anda," sambungnya.
Sora sendiri merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk membuat video menggunakan bantuan AI, melakukan remix terhadap video buatan pengguna lain, hingga mengunggahnya ke feed dengan konsep layaknya media sosial. Tak butuh waktu lama setelah peluncurannya, aplikasi ini sempat meroket dan masuk ke jajaran aplikasi teratas di Apple App Store.
Berdasarkan data dari Appfigure, jumlah unduhan Sora mencapai titik tertinggi pada November 2025 dengan total sekitar 3.332.200 download di App Store dan Google Play Store.
Namun, performa pertumbuhan tersebut ternyata tidak bertahan lama. Memasuki Februari 2026, angka unduhan Sora turun cukup signifikan menjadi sekitar 1.128.700 download. Jumlah ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan basis pengguna ChatGPT yang sudah menyentuh 900 juta pengguna aktif mingguan.
Tak lama setelah peluncuran Sora, Disney sempat mengumumkan rencana investasi sebesar USD 1 miliar ke OpenAI, sekaligus melisensikan karakter miliknya agar bisa digunakan oleh pengguna Sora. Sayangnya, rencana tersebut tidak pernah terealisasi setelah aplikasi ini resmi dimatikan.
Perwakilan Disney menyampaikan bahwa mereka menghormati keputusan OpenAI untuk keluar dari bisnis pembuatan video berbasis AI dan mengalihkan fokus ke sektor lain.
"Kami menghargai kolaborasi konstruktif antara tim kami dan apa yang telah kami pelajari darinya, dan kami akan terus berinteraksi dengan platform AI untuk menemukan cara baru untuk menjangkau pengguna sambil merangkul teknologi baru yang menghormati kekayaan intelektual dan hak-hak kreator," ujar juru bicara Disney.
Walaupun aplikasi Sora sudah dihentikan, bukan berarti OpenAI sepenuhnya meninggalkan bisnis video berbasis AI. Model Sora 2 masih tetap tersedia, namun hanya bisa diakses oleh pengguna berbayar ChatGPT.
