Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir, Perhatikan Hal Ini!

I
Inessia Nabila MEditor: Heru Ramdani
|16:58 WIB
Bagikan:
Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir, Perhatikan Hal Ini!
Kucing (Foto: Pixabay)

PASUNDAN EKSPRES - Bagi Anda yang mempunyai kucing yang baru melahirkan, perlu mengetahui cara merawat anak kucing yang baru lahir dengan benar dan mudah.

Merawat kucing di rumah memberikan berbagai dampak positif seperti meningkatkan kesehatan fisik dan mental, meredakan stres, hingga membawa kebahagiaan dalam hidup.

Apalagi jika kucing di rumah melahirkan anak-anak kucing yang menggemaskan yang tentunya membuat suasana di rumah semakin ramai.

Memelihara anak kucing yang baru lahir bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Anak kucing yang baru lahir sangat rentan karena belum memiliki daya tahan tubuh yang kuat, belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri, dan sepenuhnya bergantung pada induknya.

Oleh karena itu, pemilik kucing perlu mengetahui cara merawat anak kucing yang baru lahir agar mereka bisa tumbuh sehat dan kuat.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya, berikut cara merawat anak kucing yang baru lahir dengan benar dan mudah.

Ini Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

1. Menyiapkan Tempat yang Hangat dan Nyaman

Anak kucing yang baru lahir tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri sampai usia sekitar 3 minggu.

Oleh karena itu, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan tempat yang hangat dan aman untuk mereka.

Anda bisa menggunakan kotak kardus besar atau kandang kucing yang telah dialasi dengan underpad, handuk atau selimut lembut. 

Pastikan tempat tidur anak kucing terlindung dari angin, hujan, atau sinar matahari langsung.

Hindari juga menaruh mereka di tempat yang bising atau terlalu ramai agar mereka tidak stres.

2. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan

Kebersihan adalah aspek penting dalam merawat anak kucing yang baru lahir. Gantilah alas tidur mereka setiap hari, atau lebih sering jika terkena kotoran. 

Jangan lupa cuci tangan Anda sebelum dan sesudah menyentuh anak kucing untuk mencegah penularan penyakit.

Selain itu, pantau anak kucing jika mengalami tanda-tanda seperti diare, muntah, demam, atau kucing tidak mau menyusu, segera konsultasikan dengan dokter hewan.

3. Memberikan Susu Pengganti yang Tepat

Jika anak kucing tidak mendapatkan ASI dari induknya (karena induknya mati atau tidak mau menyusui), Anda harus memberikan susu pengganti khusus untuk anak kucing.

Gunakan susu formula khusus kucing yang bisa dibeli di pet shop

Gunakan botol kecil atau pipet untuk memberi makan.

Susu diberikan setiap 2–3 jam sekali, bahkan di malam hari, untuk anak kucing berusia kurang dari 1 minggu. 

Setelah mereka berusia lebih dari seminggu, frekuensi pemberian bisa sedikit dikurangi menjadi setiap 3–4 jam.

Selalu hangatkan susu hingga suhu tubuh sebelum diberikan dan pastikan posisi anak kucing saat menyusu miring, bukan telentang, agar tidak tersedak.

4. Merangsang Anak Kucing untuk Buang Air

Anak kucing yang baru lahir belum bisa buang air sendiri.

Biasanya, induk kucing akan menjilati area genital dan anus anak-anaknya untuk merangsang buang air. 

Jika anak kucing tidak memiliki induk, pemilik kucing harus membantu mereka dengan menggunakan kapas atau kain hangat yang dibasahi air, lalu usapkan secara perlahan pada area genital dan anus anak kucing setelah mereka menyusu. 

Rutinitas ini penting dilakukan setiap kali setelah menyusu, terutama dalam dua minggu pertama.

5. Proses Sosialisasi dan Penyapihan

Memasuki usia 3–4 minggu, anak kucing mulai bisa belajar makan makanan padat.

Cobalah untuk mengenalkan makanan basah (wet food) yang dicampur dengan sedikit air atau susu formula.

Gunakan sendok kecil atau piring dangkal. Pada tahap ini, frekuensi pemberian susu bisa dikurangi secara bertahap.

Selain itu, mulailah menyentuh mereka dengan lembut dan membiasakan mereka dengan suara manusia agar terbiasa berinteraksi.

Ini penting untuk sosialisasi dan perkembangan mental anak kucing.

(inm)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional32 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu