Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Citra Satelit Ungkap Dugaan Serangan Baru ke Fasilitas Nuklir Iran di Natanz

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|11:30 WIB
Bagikan:
Citra Satelit Ungkap Dugaan Serangan Baru ke Fasilitas Nuklir Iran di Natanz
Gambar Citra Satelit yang mengarah pada serangan fasilitas nuklir Iran yang diambil 1 Maret 2026 (Image From: Reuters/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Citra satelit komersial terbaru mengindikasikan adanya serangan terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz. Temuan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah dimulainya operasi udara oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Lembaga riset independen, Institute for Science and International Security dalam laporan Reuters pada Senin (2/3) menyatakan bahwa gambar yang dihasilkan perusahaan teknologi satelit Vantor berbasis di Colorado menunjukkan dua titik serangan yang mengarah ke akses fasilitas pengayaan uranium bawah tanah di Natanz.

Fasilitas tersebut sebelumnya juga dilaporkan menjadi sasaran serangan Amerika Serikat pada Juni lalu.

Pendiri lembaga tersebut, David Albright, yang juga mantan inspektur nuklir PBB, menyampaikan bahwa berdasarkan peninjauan citra satelit oleh timnya, serangan kemungkinan terjadi antara Minggu sore hingga Senin pagi waktu setempat.

Namun, ia belum dapat memastikan apakah serangan tersebut dilakukan oleh Amerika Serikat atau Israel. Kompleks Natanz sendiri merupakan salah satu pusat utama dalam program nuklir Iran.

Albright juga menyebut analis geospasial asal Israel, Ben Tzion Macales, sebagai pihak pertama yang mengidentifikasi citra satelit yang menunjukkan indikasi serangan tersebut.

Menurut laporan Institute for Science and International Security, citra satelit memperlihatkan tiga bangunan di Natanz telah hancur.

Dua di antaranya berfungsi sebagai pintu masuk personel menuju aula bawah tanah yang menampung ribuan sentrifugal, mesin yang digunakan untuk memperkaya uranium.

Uranium yang diperkaya dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir maupun untuk pengembangan senjata, tergantung pada tingkat dan lamanya proses pengayaan.

Meski sebelumnya fasilitas bawah tanah itu disebut tidak lagi beroperasi akibat serangan pada Juni, serangan terbaru memunculkan dugaan bahwa masih terdapat sentrifugal atau peralatan lain yang berpotensi dipulihkan.

Bangunan ketiga yang dilaporkan rusak diketahui menutup satu-satunya akses kendaraan menuju aula bawah tanah tersebut.

Program nuklir Iran menjadi salah satu alasan utama yang dikemukakan Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan operasi militer.

Keduanya menuduh Iran semakin mendekati kemampuan memproduksi senjata nuklir. Namun, Iran secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa program nuklirnya bersifat damai.

(ipa)

Berita Terbaru

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle39 menit lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle1 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional1 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang2 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle3 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional3 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional3 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional3 jam lalu