Google Gemini Semakin Dekat dengan Pengguna lewat Personal Intelligence

PASUNDANEKSPRES.ID - Chatbot Google Gemini akan menyajikan jawaban yang semakin relevan dan personal bagi penggunanya melalui kehadiran fitur baru bernama Personal Intelligence.
Fitur ini memanfaatkan data pengguna yang berada di dalam ekosistem Google, seperti Search, Photos, Gmail, hingga YouTube.
Sebelumnya, Gemini memang telah mampu menarik data dari berbagai aplikasi tersebut. Namun, melalui pembaruan ini, Gemini kini dapat mengolah dan menganalisis data pengguna untuk menghasilkan respons yang lebih proaktif, misalnya dengan mengaitkan percakapan di email dengan video yang pernah ditonton.
Google menjelaskan bahwa dengan fitur Personal Intelligence, Gemini dapat memahami konteks pengguna secara otomatis tanpa perlu instruksi eksplisit mengenai aplikasi mana yang harus diakses.
“Personal Intelligence memiliki dua kekuatan inti: penalaran lintas sumber yang kompleks dan mengambil detail spesifik dari, misalnya, email atau foto untuk menjawab pertanyaan,” tulis Josh Woodward, VP aplikasi Gemini, Google Labs, dan AI Studio, dalam sebuah postingan blog yang dikutip dari TechCrunch, Senin (19/1/2026).
Woodward memberikan contoh ketika dirinya sedang mengantre di sebuah toko ban dan lupa ukuran ban mobilnya.
Chatbot pada umumnya mungkin hanya dapat memberikan informasi ukuran ban mobil secara umum. Namun, Gemini mampu menyajikan detail tambahan, seperti merekomendasikan ban segala cuaca, setelah menganalisis foto liburan keluarga yang tersimpan di Google Photos.
Contoh lain yang disampaikan Google adalah ketika pengguna meminta, “Berdasarkan struk belanja dan resi pengiriman di Gmail, riwayat pencarian di Search, serta histori tontonan YouTube, rekomendasikan 5 channel YouTube yang sesuai dengan gaya memasak atau nuansa meal prep saya.”
Google menegaskan bahwa fitur Personal Intelligence bersifat opt-in, yang berarti pengguna Gemini harus mengaktifkannya secara manual terlebih dahulu. Selain itu, pengguna juga dapat menentukan aplikasi apa saja yang ingin dihubungkan dengan Gemini.
Lebih lanjut, Google menyampaikan bahwa terdapat pembatasan untuk topik-topik sensitif, sehingga Gemini tidak akan membuat asumsi terkait hal sensitif seperti isu kesehatan.
Meski demikian, pengguna tetap memiliki opsi untuk membahas data kesehatan dengan Gemini apabila mereka menginginkannya.
Google juga menegaskan bahwa data dari inbox Gmail maupun gambar yang tersimpan di Google Photos tidak digunakan untuk melatih model Gemini.
Pada contoh kasus ban mobil sebelumnya, foto liburan keluarga di Photos hanya dimanfaatkan sebagai referensi untuk menghasilkan jawaban, bukan sebagai data pelatihan Gemini.
Fitur Personal Intelligence saat ini mulai diluncurkan bagi pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra di Amerika Serikat. Google juga berencana memperluas ketersediaan fitur ini ke lebih banyak negara serta ke pengguna Gemini versi gratis.
(dbm)
