Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Honri Boma EV Mobil Mungil Bergaya Alphard Ini Bakal Hadir di Indonesia, Harga di China Tak Sampai Rp 100 Juta

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|16:00 WIB
Bagikan:
Honri Boma EV Mobil Mungil Bergaya Alphard Ini Bakal Hadir di Indonesia, Harga di China Tak Sampai Rp 100 Juta
Honri Boma EV akan hadir di Indonesia. (Foto: detikOto)

PasundanEkspres - Honri Boma EV segera meramaikan pasar otomotif Indonesia melalui Utomocorp. Mobil listrik dengan desain mirip Alphard ini dijual dengan harga di bawah Rp 100 juta di China.

Honri, atau dikenal sebagai Hongri Automobile Group, memasarkan Boma EV dengan merek Weiao (Viauto) di China. Mobil ini ditawarkan dengan harga berkisar antara 39.900 hingga 51.900 yuan, atau sekitar Rp 89 jutaan hingga Rp 115 jutaan.

Boma EV memiliki konfigurasi tempat duduk untuk empat penumpang. Namun, ukurannya jauh lebih kecil dibanding Alphard. Mobil listrik ini memiliki dimensi panjang 3.517 mm, lebar 1.495 mm, tinggi 1.660 mm, serta jarak sumbu roda 2.495 mm dengan ground clearance 130 mm.

Ditenagai oleh motor listrik yang dipasang di bagian depan, Boma EV menghasilkan daya 41 PS (40 hp atau 30 kW) dengan torsi 84 Nm. Kecepatan maksimumnya mencapai 100 km/jam. Untuk pilihan baterai, tersedia dua varian berbasis nikel mangan kobalt (NMC). Varian pertama memiliki kapasitas energi 11,9 kWh dengan jarak tempuh 130 km berdasarkan rating CLTC.

Di Thailand, Boma EV telah lebih dulu dipasarkan dalam varian dengan jarak tempuh 200 km. Mobil ini hadir dengan garansi kendaraan selama tiga tahun atau 100.000 km, serta garansi baterai hingga delapan tahun atau 120.000 km.

Masih di pasar Thailand, bagi konsumen yang kurang menyukai desain gril mirip Alphard, tersedia varian dengan tampilan depan yang lebih tertutup.

CEO Utomocorp, Denny Utomo, mengungkapkan bahwa Boma EV yang akan masuk ke Indonesia masih berstatus CBU dari China dan belum mendapat insentif dari pemerintah.

Untuk pasar Indonesia, Utomocorp berencana menghadirkan varian dengan jarak tempuh 200 km.

“Enggak mungkin (di bawah Rp 100 juta). Kita coba di bawah 200 deh. Kita coba di bawah 200 juta,” ujar Denny.

Jika dibandingkan dengan harga di Thailand, Boma EV tetap jauh lebih terjangkau dibanding Toyota Alphard. Di negeri gajah putih, mobil ini dipasarkan oleh Hai Thua New Energy dengan harga sekitar 500.000 baht, atau setara dengan Rp 240 jutaan (1 baht = Rp 480).

Brand yang menaungi Boma EV berasal dari Shandong dan berada di bawah ZX Auto (Hebei Zhongxing Automobile Co. Ltd). Tidak menutup kemungkinan, mobil listrik mungil ini nantinya akan menggunakan sistem Completely Knocked Down (CKD).

“Di pabrik Utomocorp juga. Jadi sana. Kan kita juga di Utomocorp, juga di roda dua kan sudah ada pabrik CKD. Jadi kita menambah fasilitas. Jadi kita bangun mobilnya juga di sana,” pungkas Denny. 

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline8 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle9 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang10 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional12 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle13 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional14 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline15 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline16 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle17 jam lalu