Inilah Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 2026 Lengkap Beserta Niat Arab, Latin, dan Artinya

PASUNDANEKSPRES.ID - Puasa Ayyamul Bidh kerap menghadirkan ketenangan batin dan semangat ibadah yang kuat, terlebih saat bulan Rajab tiba karen amomen ini terasa begitu spesial untuk memperbanyak alaamn dan mendekatkan diri kepada Allah.
Bulan Rajab memang sering dipandang sebagai waktu persiapan menuju Ramadan, sehingga puasa sunnah ini terasa begitu spesial dilakukan.
Jadi, mari menyelami penjelasan lengkap mengenai puasa Ayyamul Bidh mulai waktu pelaksanaan, jadwal di bulan Rajab, hingga bacaan niatnya agar ibadah semakin mantap.
Puasa Ayyamul Bidh Rajab 2026 dan Waktu Pelaksanaannya
Puasa Ayyamul Bidh termasuk ibadah sunnah yang rutin dikerjakan pada tanggal tertentu dalam kalender Hijriah.
Ibadah ini dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah saat bulan berada pada fase purnama. Rasulullah SAW pun mencontohkan langsung amalan ini melalui hadits Abu Dzar RA yang menyebutkan anjuran berpuasa pada tanggal tersebut.
Keutamaannya diyakini sangat besar karena selain melatih kesabaran, ibadah ini juga menjadi cara menjaga konsistensi ketaatan setiap bulan.
Untuk pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh Rajab di tahun 2026, berikut perkiraannya:
Awal Rajab versi Kementerian Agama RI:
- Jumat, 2 Januari 2026: 13 Rajab 1447 H
- Sabtu, 3 Januari 2026: 14 Rajab 1447 H
- Minggu, 4 Januari 2026: 15 Rajab 1447 H
Awal Rajab versi Lembaga Falakiyah PBNU:
- Sabtu, 3 Januari 2026: 13 Rajab 1447 H
- Minggu, 4 Januari 2026: 14 Rajab 1447 H
- Senin, 5 Januari 2026: 15 Rajab 1447 H
Perbedaan penetapan awal bulan merupakan hal wajar karena metode rukyatul hilal berbeda. Umat bisa mengikuti keputusan ormas, pemerintah, atau ulama setempat.
Intinya, puasa Ayyamul Bidh tetap berada pada pertengahan bulan Rajab.
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh tidak memiliki lafaz niat khusus, karena niatnya sama seperti puasa Ayyamul Bidh pada bulan lainnya.
Cukup membaca niat berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta‘âlâ.”
Pelaksanaannya sama seperti puasa sunnah lain, dimulai dari niat, dianjurkan sahur, menjaga diri dari hal yang membatalkan, serta memperbanyak ibadah hingga waktu berbuka.
Ayyamul Bidh terasa semakin bermakna saat diiringi zikir, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Jadi, itulah penjelasan lengkap mengenai puasa Ayyamul Bidh Rajab, mulai jadwal, waktu pelaksanaan, hingga niatnya.
Semoga membantu dan semakin semangat menjalankan puasa Ayyamul Bidh hingga akhir.
(pm)
