Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Gen Z Nganggur di Tengah Pertumbuhan Ekonomi? Ini Faktanya!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|16:30 WIB
Bagikan:
Kenapa Gen Z Nganggur di Tengah Pertumbuhan Ekonomi? Ini Faktanya!
Kenapa Gen Z Nganggur di Tengah Pertumbuhan Ekonomi? Ini Faktanya!

PASUNDAN EKSPRES- Kamu ngerasa nggak sih, belakangan ini makin susah cari kerja? Tenang, itu bukan cuma perasaan kamu aja! Realitanya, kondisi pasar kerja emang lagi kacau.

Bahkan, di Jakarta aja, angka PHK meroket hingga 1000%. Ngga tanggung-tanggung, ada sekitar 10 juta Gen Z yang saat ini masih belum dapet kerjaan!

Meskipun ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 5%, nyatanya nggak semua orang ngerasain manfaatnya.

Malah, jumlah kelas menengah yang jadi harapan ekonomi justru semakin berkurang.

Ini jadi masalah serius, terutama buat masa depan kita menuju Indonesia Emas 2045.

Pertanyaan pentingnya, apakah di tahun 2045 nanti kita bakal jadi "Indonesia Emas" atau malah "Indonesia Cemas"?

1. Kenapa Job Market Makin Susah?

Pasar kerja itu sebenarnya mirip kayak pasar lainnya, ada yang namanya supply dan demand.

Supply itu jumlah lowongan kerja, sedangkan demand adalah jumlah pencari kerja.

Kalau lowongan kerjanya banyak, perusahaan bakal bersaing buat dapetin talenta terbaik. Sebaliknya, kalau lowongan sedikit, orang-orang bakal rebutan cari kerjaan.

Nah, data dari BPS nunjukin kalau lowongan kerja di Indonesia tahun 2023 cuma sekitar 20 ribuan.

Sementara pencari kerja ada 1,8 juta! Bayangin aja, satu lowongan kerja diperebutin sama delapan orang.

Kalau dibandingin sama 2019, situasinya jauh lebih mending waktu itu ada 270 ribu lowongan dengan pencari kerja di angka ratusan ribu. Jadi, nggak heran sih kalau makin ke sini cari kerja makin susah.

2. Pekerjaan Formal Menurun Drastis

Satu lagi yang bikin situasi makin runyam, jenis pekerjaannya juga berubah.

Mayoritas dari kita pasti nyari kerjaan kantoran, tapi data nunjukin kalau sejak 2019 sampai 2024, cuma ada 2,8 juta pekerjaan formal yang tercipta.

Ini penurunan yang sangat drastis dibandingkan periode 2009-2014, di mana ada 15,6 juta pekerjaan formal. Jadi, semakin sedikit peluang buat dapetin pekerjaan kantoran.

3. Fenomena "Premature Deindustrialization"

Kenapa sih susah banget cari kerja sekarang? Ini semua gara-gara fenomena yang disebut Premature Deindustrialization.

Negara kita belum sepenuhnya melewati fase yang harusnya ada dalam perkembangan ekonomi dari negara agraris, ke manufaktur, baru ke jasa.

Negara-negara maju kayak Amerika, Korea Selatan, dan China udah melewati fase ini. Tapi Indonesia? Kita stuck di sini.

Kalau liat China misalnya, mereka mulai dari sektor agraris, lalu beralih ke manufaktur di era 1970-an, dan akhirnya sekarang jadi penyedia jasa dengan standar hidup yang makin tinggi.

Sementara Indonesia, baru mau mulai ke fase manufaktur aja udah keburu pindah ke sektor jasa, padahal infrastuktur dan skill tenaga kerja kita belum cukup siap.

4. Harapan untuk Masa Depan

Walaupun situasi pasar kerja saat ini terlihat suram, ada solusi yang bisa kita ambil.

Pemerintah dan perusahaan harus fokus untuk meningkatkan skill tenaga kerja kita, terutama di sektor teknologi dan jasa.

Selain itu, kita sendiri harus terus belajar dan adaptasi dengan perkembangan zaman, biar nggak ketinggalan.

Jadi, masa depan Indonesia di 2045 itu masih bisa kita wujudkan jadi Indonesia Emas, asal kita bisa bareng-bareng ngelewatin tantangan ini.

Berita Terbaru

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat13 menit lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional20 menit lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional7 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline12 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta12 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle14 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle15 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional16 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle16 jam lalu