Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Mobil Sedan di Indonesia Dulu Hype Banget, Sekarang Malah Lesu?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|12:51 WIB
Bagikan:
Kenapa Mobil Sedan di Indonesia Dulu Hype Banget, Sekarang Malah Lesu?
Kenapa Mobil Sedan di Indonesia Dulu Hype Banget, Sekarang Malah Lesu?

PASUNDAN EKSPRES- Mobil sedan dulu sangat populer sebagai simbol kemewahan dan kenyamanan. Namun, seiring berjalannya waktu, pasar sedan di Indonesia mulai lesu.

Apa yang membuat sedan kurang diminati sekarang? Berikut beberapa alasan utamanya:

1. Mobil Multifungsi Lebih Populer

Di Indonesia, orang-orang lebih suka mobil yang serba bisa. SUV dan MPV jadi pilihan utama karena lebih fleksibel, bisa dipakai buat jalan-jalan jauh, angkut keluarga, atau melewati medan yang sulit.

Sementara itu, sedan lebih cocok untuk jalan mulus di perkotaan, yang membuatnya kurang diminati untuk penggunaan sehari-hari.

2. Pajak yang Mahal

Salah satu faktor utama kenapa sedan mulai ditinggalkan adalah pajak yang lebih tinggi. Mobil sedan dikenakan pajak barang mewah (PPnBM) yang bisa mencapai 30-125%.

Sementara itu, SUV dan MPV hanya kena 10%, yang membuat harga sedan lebih mahal. Beberapa pabrikan pun menjual varian hatchback untuk model yang sama agar lebih terjangkau.

3. Perubahan Kebijakan Pajak

Pada 2021, pemerintah mengubah kebijakan pajak, yang sekarang dihitung berdasarkan emisi kendaraan, bukan tipe mobilnya.

Ini membuat sedan yang ramah lingkungan bisa mendapat tarif pajak lebih rendah. Namun, meskipun pajak lebih ringan, pasar sedan belum sepenuhnya kembali naik.

4. BYD Seal

Meskipun pasar sedan lesu, penjualan mobil sedan mulai sedikit meningkat.  Salah satu yang mempengaruhi adalah penjualan BYD Seal.

Mobil listrik ini terjual sebanyak 3.240 unit pada Januari hingga Agustus 2024, hampir setengah dari total penjualan sedan di Indonesia.

Mobil sedan mungkin nggak seheboh dulu, tapi masih ada tempat di pasar.

Meski begitu, SUV dan MPV lebih populer karena lebih praktis dan hemat biaya, terutama soal pajak.

Dengan adanya mobil baru seperti BYD Seal, pasar sedan mungkin bisa sedikit bangkit, meskipun belum seperti dulu.

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional9 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu