Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Line Webtoon Pernah Merajai Indonesia, Ini Alasan Popularitasnya Kini Mulai Turun

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|13:50 WIB
Bagikan:
Line Webtoon Pernah Merajai Indonesia, Ini Alasan Popularitasnya Kini Mulai Turun
Line Webtoon pernah mengubah cara anak muda Indonesia membaca komik digital gratis, legal, dan tinggal scroll di smartphone.

PASUNDANEKSPRES.ID - Buat banyak anak muda Indonesia, Line Webtoon dulu bukan sekadar aplikasi baca komik gratis.

Platform ini mengubah cara orang menikmati komik digital legal, praktis, dan tinggal scroll di smartphone.

Sebelum Webtoon hadir, pembaca harus repot mencari file komik di forum atau membeli versi cetak di toko buku.

Webtoon sendiri pertama kali muncul di Korea Selatan pada 2004 sebagai proyek Naver. Format komik vertikal dari atas ke bawah jadi inovasi besar karena nyaman dibaca di layar ponsel.

Kesuksesan di Korea membuat Webtoon masuk ke pasar internasional, termasuk Indonesia sekitar 2015 dengan menggandeng aplikasi Line.

Masuknya Webtoon ke Indonesia datang di waktu yang tepat. Smartphone Android sedang booming, internet makin terjangkau, dan minat baca komik digital mulai tumbuh.

Konsep baca komik legal dan gratis dengan update mingguan langsung disambut antusias. Pada periode 2015–2019, Line Webtoon berada di puncak kejayaan dengan jutaan pembaca aktif setiap bulan.

Tak hanya komik luar, Webtoon juga menjadi rumah bagi kreator lokal. Banyak komik Indonesia lahir, viral, hingga diadaptasi ke buku dan film.

Line Webtoon pun berubah dari sekadar aplikasi menjadi fenomena digital di kalangan anak muda. Namun memasuki tahun 2020-an, pamornya mulai menurun.

Persaingan makin ketat, muncul banyak platform baru dengan update lebih cepat, visual lebih tajam, dan sistem berlangganan yang agresif.

Sementara itu, jadwal update Webtoon yang relatif lambat dan minim inovasi membuat sebagian pembaca dan kreator berpindah.

Meski kini tak lagi sedominan dulu, Line Webtoon tetap punya peran besar dalam sejarah komik digital Indonesia.

Ia adalah pionir yang memperkenalkan komik vertikal legal dan membuka jalan bagi banyak komikus lokal untuk dikenal luas.

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline3 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle4 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang5 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional7 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle8 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional9 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline9 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline11 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle12 jam lalu