Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mesin ATM Terancam Punah? Transformasi Digital Perbankan di Indonesia

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:58 WIB
Bagikan:
Mesin ATM Terancam Punah? Transformasi Digital Perbankan di Indonesia
Mesin ATM Terancam Punah? Transformasi Digital Perbankan di Indonesia

PASUNDAN EKSPRES- Siapa yang masih rajin ngambil duit di mesin ATM? Eh, jangan kaget, karena sekarang mesin ATM udah mulai punah di Indonesia!

Yap, tren digitalisasi perbankan bikin ribuan mesin ATM di seluruh dunia, termasuk di tanah air, harus tutup. Kenapa? Yuk, simak ulasan kece ini!

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah mesin ATM di Indonesia tahun 2023 cuma tersisa 91.412 unit, turun drastis dibanding akhir 2022.

Contohnya, Bank BRI udah cabut 1600 unit mesin ATM-nya. Kenapa? Ada dua alasan utama biaya operasional yang mahal dan perubahan perilaku konsumen.

Bayangkan, dulu biaya operasional mesin ATM bisa mencapai 144 juta per tahun, belum lagi inflasi.

Sekarang, bank-bank mengurangi mesin ATM untuk mengurangi pengeluaran dan meningkatkan profit.

Sekarang, pembayaran digital udah jadi primadona. Salah satu inovasi terbaru adalah Qris (Quick Response Code Indonesian Standard), yang memudahkan transaksi dengan scan barcode.

Dengan 49 juta pengguna, Qris bikin transaksi jadi super gampang tanpa pegang uang tunai.

Qris udah bikin banyak mesin ATM terpaksa tutup karena orang-orang lebih milih transaksi digital.

Meskipun ada kekhawatiran soal cashless society yang bisa menimbulkan risiko seperti pemborosan dan penipuan, kehadiran Qris udah terbukti bikin transaksi digital melonjak, dengan pertumbuhan 149% pada 2024!

Gak cuma Qris, bank digital juga jadi penyebab menurunnya penggunaan ATM.

Transaksi melalui internet banking dan mobile banking tumbuh 19%, dengan total Rp5.340 triliun pada kuartal terakhir.

Dalam 10 tahun, transaksi bank digital naik 1600 kali lipat! Fitur-fitur keren kayak split bill bikin transaksi jadi lebih praktis, terutama buat Gen Z dan milenial yang makin nyaman dengan pembayaran digital.

Namun, gerakan cashless society juga punya tantangan.

Sekitar 11,75% penduduk lansia kesulitan dengan teknologi, dan 23,9% masyarakat belum punya handphone untuk akses digital.

Pemerintah harus cari solusi, mungkin dengan subsidi handphone gratis atau bimbingan teknologi.

Meski digitalisasi perbankan menawarkan kemudahan, kita harus ingat juga dampak sosialnya.

Penutupan ribuan kantor cabang bikin banyak orang kehilangan pekerjaan.

Dan yang menarik, dengan digitalisasi, kita kehilangan 'pain of paying'—perasaan yang sering muncul saat membayar dengan uang tunai, yang terkadang bisa mencegah pemborosan.

Jadi, apakah mesin ATM akan benar-benar punah? Atau apakah ada solusi lain untuk menyeimbangkan digitalisasi dengan kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau teknologi? Komentar kamu di bawah, ya! 

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional32 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu