Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nama Sri Mulyani Muncul dalam Epstein Files, Ini Penjelasan Sebenarnya

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|12:30 WIB
Bagikan:
Nama Sri Mulyani Muncul dalam Epstein Files, Ini Penjelasan Sebenarnya
Nama Sri Mulyani Muncul dalam Epstein Files, Ini Penjelasan Sebenarnya (Image From: Suara.com/Financial Times)

PASUNDANEKSPRES.ID - Nama Sri Mulyani Indrawati kembali menjadi perhatian publik setelah tercatat dalam salah satu dokumen yang termasuk dalam kumpulan arsip besar yang dikenal sebagai Epstein Files. Dokumen tersebut merupakan bagian dari berkas perkara Jeffrey Epstein yang dibuka ke publik oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Sebagai informasi, Epstein Files merupakan kumpulan arsip berskala besar yang mencakup jutaan halaman dokumen, ratusan ribu foto, serta ribuan video. Berkas tersebut berisi catatan investigasi, arsip pendukung, dan dokumentasi yang dihimpun selama proses hukum kasus Jeffrey Epstein.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mulai merilis dokumen ini pada 30 Januari, dengan total sekitar tiga juta halaman dokumen, 180 ribu gambar, dan lebih dari 2.000 video.

Kemunculan nama mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia itu dengan cepat memicu berbagai spekulasi di media sosial. Tidak sedikit warganet yang berspekulasi mengenai kemungkinan adanya keterkaitan Sri Mulyani dengan kasus Epstein, yang sebelumnya dikenal luas sebagai skandal perdagangan seks yang melibatkan jaringan elite global.

Namun, hasil penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak berdasar. Pencantuman nama Sri Mulyani dalam dokumen tersebut sama sekali tidak mengindikasikan hubungan pribadi, komunikasi langsung, maupun keterlibatan apa pun dengan aktivitas Jeffrey Epstein.

Dilansir dari Radar Kediri, nama Sri Mulyani tercatat dalam dokumen administratif milik World Bank Group, lembaga internasional tempat ia pernah menjabat sebagai Managing Director sekaligus Chief Operating Officer. Arsip bertanggal 18 Juni 2014 itu merupakan bagian dari korespondensi internal institusi tersebut, bukan dokumen yang berkaitan dengan penyelidikan Epstein.

Isi dokumen membahas peluncuran President’s Delivery Unit (PDU), sebuah unit strategis yang dibentuk Bank Dunia untuk mengintegrasikan capaian pembangunan secara real time serta memperkuat sistem pemantauan dan evaluasi kinerja lembaga.

Dalam dokumen tersebut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa keberadaan PDU dimaksudkan untuk melengkapi mekanisme pengukuran kinerja yang telah ada, bukan menggantikannya. Ia juga menekankan pentingnya indikator International Development Association (IDA) sebagai alat ukur efektivitas penyaluran bantuan pembangunan di berbagai negara.

Yang perlu ditegaskan, tidak ada satu pun bagian dokumen yang memuat komunikasi antara Sri Mulyani dan Jeffrey Epstein. Bahkan, nama Epstein sendiri tidak tercantum dalam arsip World Bank Group tersebut.

Dengan demikian, kemunculan nama Sri Mulyani bersifat murni administratif dan institusional, berkaitan dengan perannya sebagai pejabat tinggi di lembaga keuangan internasional, bukan karena keterlibatan dalam kasus hukum Epstein.

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline13 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle16 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu