Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati akan Difilmkan, Kisah Ale Segera Tayang di Bioskop

PASUNDANEKSPRES.ID - Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati akhirnya akan segera hadir di layar lebar bioskop. Karya populer Brian Khrisna yang selama ini dikenal lewat cerita hangat dan reflektif tersebut akan diadaptasi menjadi film, membawa kisah sederhana tentang hidup, kehilangan, dan harapan.
Kabar adaptasi ini tentunya langsung menarik perhatian para pembacanya. Cerita yang awalnya hadir dalam bentuk novel best-seller itu dikenal karena pendekatannya yang tenang namun menyentuh.
Tidak banyak drama besar, tetapi setiap peristiwa kecil di dalamnya terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Adaptasi Film Seporsi Mie Ayam sebelum Mati Mulai Dipersiapkan
Proyek film ini akan digarap melalui kolaborasi dua rumah produksi, Sinergi Pictures dan Ben Film. Tim produksi menargetkan proses syuting dimulai pada April 2026.
Saat ini, penggarapan film Seporsi Mie Ayam sebelum Mati masih berada pada tahap praproduksi, termasuk penyempurnaan naskah dan pengembangan konsep visual.
Langkah mengangkat novel Seporsi Mie Ayam sebelum Mati ke layar lebar ini melibatkan sejumlah nama yang sudah dikenal di industri film.
Penulisan skenario dipercayakan kepada Alim Sudio, penulis yang sebelumnya terlibat dalam film Miracle in Cell No. 7 dan Kang Mak from Pee Mak.
Selain itu, sineas Nia Dinata turut bergabung sebagai konsultan skenario. Kehadiran Nia diharapkan membantu menjaga kedalaman cerita sekaligus memperkuat karakter dalam film.
Proses adaptasi menjadi tantangan tersendiri karena novel Seporsi Mie Ayam sebelum Mati dikenal bukan sekadar cerita ringan.
Sinopsis Seporsi Mie Ayam sebelum Mati
Cerita dalam novel Seporsi Mie Ayam sebelum Mati mengikuti perjalanan seorang pria bernama Ale. Hidupnya sedang berada di titik paling gelap.
Rasa putus asa membuat Ale mempertimbangkan keputusan ekstrem untuk mengakhiri hidupnya.
Sebelum benar-benar mengambil langkah itu, muncul satu keinginan sederhana: menyantap seporsi mie ayam.
Keinginan tersebut tampak sepele, tetapi justru menjadi titik awal dari perjalanan yang tidak terduga.
Ale mendatangi sebuah warung mie ayam yang ingin ia kunjungi. Harapan sederhana itu ternyata tertunda karena warung tersebut tutup.
Penundaan itu mengubah segalanya.
Dalam waktu 24 jam yang terasa panjang, Ale bertemu berbagai orang yang secara perlahan memengaruhi cara pandangnya terhadap hidup. Percakapan kecil, pertemuan singkat, dan pengalaman yang tidak direncanakan mulai membuka ruang bagi harapan baru.
Cerita Seporsi Mie Ayam sebelum Mati berkembang dari peristiwa sederhana menjadi refleksi tentang arti bertahan.
Ale tidak hanya mencari makanan yang ia inginkan, tetapi juga tanpa sadar menemukan alasan untuk terus hidup.
Pemain Film Seporsi Mie Ayam sebelum Mati
Nah, meskipun proses pra-produksi telah dimulai dan sejumlah pemeran sudah terpilih melalui audisi di berbagai kota, identitas aktor yang akan memerankan tokoh utama “Ale” masih dirahasiakan.
Ardina Atles dari Ben Film menjelaskan bahwa proses pemilihan pemain dilakukan dengan sangat cermat agar mampu menjawab ekspektasi tinggi para pembaca setia kisah tersebut.
Siapa yang sudah tidak sabar untuk melihat hasil dari adaptasi novel Seporsi Mie Ayam sebelum Mati ke dalam layar lebar bioskop?
(pm)
