Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sejarah Makam Keramat Gunung Sunda Subang: Situs Spiritual dan Warisan Leluhur Sunda

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|15:30 WIB
Bagikan:
Sejarah Makam Keramat Gunung Sunda Subang: Situs Spiritual dan Warisan Leluhur Sunda
Sejarah Gunung Sunda Subang/istimewa.net

PASUNDANEKSPRES.ID - Subang dikenal sebagai daerah yang kaya akan destinasi wisata alam, terutama pemandian air panas dan kawasan pegunungan, Tetapi selain wisata alam tersebut, terdapat pula situs sejarah makam keramat gunung sunda subang dan spiritual yang memiliki nilai penting bagi masyarakat setempat.

Meskipun namanya terdengar mistis, kawasan ini justru menawarkan suasana alami yang hijau, tenang, dan memiliki nilai historis tinggi.

Sejarah Asal-Usul Keramat Gunung Sunda Subang

Menurut informasi yang dihimpun dari laman Wargi Subang, Gunung Sunda berlokasi di Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang. Secara geografis, gunung ini menjadi batas alam yang memisahkan wilayah Subang dengan Kabupaten Bandung Barat. Bagi masyarakat sekitar, Gunung Sunda bukan hanya sebuah bentang alam, melainkan ruang spiritual yang telah dihormati sejak masa lampau.

Nama “Sunda” diyakini berasal dari kata Sunhada, yang bermakna “tidak boleh melenceng dari ajaran Islam”. Penamaan ini menunjukkan bahwa kawasan Gunung Sunda pernah menjadi pusat aktivitas keagamaan serta tempat untuk memperdalam spiritualitas pada masa lalu.

Dalam tradisi lisan masyarakat, Gunung Sunda juga memiliki keterkaitan dengan sejarah Kerajaan Padjajaran. Di kawasan ini dipercaya pernah hidup seorang tokoh spiritual, Eyang H. Prabu Darma Kusuma Langlang Buana, yang menjalani laku tapa, bertafakur, serta mempelajari ilmu keagamaan. Keberadaan beliau menjadi salah satu alasan mengapa kawasan ini dianggap sakral dan dijadikan tempat ziarah.

Makam Keramat Gunung Sunda

Di puncak Gunung Sunda terdapat sejumlah makam tokoh leluhur yang sangat dihormati masyarakat. Makam-makam tersebut berada di area hutan yang masih terjaga keasriannya. Untuk mencapai lokasi petilasan, terdapat dua jalur yang dapat ditempuh oleh pengunjung:

Jarak sekitar 7 kilometer dari pusat Desa Cipancar, atau

Perjalanan trekking sekitar 2,5 jam melalui jalur Curug Cijalu.

Meskipun medan yang dilalui cukup menanjak dan membutuhkan tenaga ekstra, suasana hutan yang teduh dan udara yang sejuk membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Setibanya di area makam, pengunjung akan menemukan fasilitas sederhana seperti mushola, tempat berteduh, serta pendampingan dari kuncen yang bertugas menjaga kawasan sekaligus memandu peziarah.

Tidak terdapat tarif masuk resmi untuk mengunjungi area tersebut. Pengunjung biasanya memberikan donasi sukarela kepada kuncen atau untuk membantu pemeliharaan kebersihan area petilasan.

Warisan Budaya yang Tetap Dilestarikan

Keberadaan Makam Keramat Gunung Sunda bukan hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga bukti kuatnya budaya leluhur Sunda yang tetap dihormati dan dilestarikan. Dengan perpaduan nilai sejarah, keagamaan, dan keindahan alam, kawasan ini menjadi destinasi yang memberikan pengalaman mendalam bagi para pengunjung.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan ketenangan, mempelajari sejarah lokal, sekaligus menikmati keindahan alam, Gunung Sunda Subang merupakan tujuan yang layak untuk dikunjungi.

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional34 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu