Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Seskab Teddy Angkat Bicara soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:47 WIB
Bagikan:
Seskab Teddy Angkat Bicara soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo
Seskab Teddy Angkat Bicara soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo (Image From: Screenshot/YouTube Sekretariat Kabinet RI)

PASUNDANEKSPRES.ID - Seskab Teddy angkat bicara soal kunjungan luar negeri Prabowo. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai intensitas kunjungan kerja (kunker) Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.

Teddy menegaskan bahwa berbagai perjalanan diplomatik yang dilakukan Presiden tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menghasilkan sejumlah capaian konkret bagi Indonesia, mulai dari investasi hingga penguatan kerja sama internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Teddy sebagai respons atas berbagai pandangan yang berkembang, termasuk masukan dari mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal.

Seskab Teddy Angkat Bicara soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo

Teddy menjelaskan bahwa selama ini terdapat kesalahpahaman mengenai biaya kunjungan luar negeri Presiden. Menurutnya, setiap kelebihan biaya di luar anggaran yang telah disediakan negara ditanggung langsung oleh Presiden Prabowo secara pribadi.

Selain itu, ia juga membantah anggapan bahwa rombongan Presiden saat melakukan kunjungan luar negeri terlalu besar. Justru, kata dia, jumlah anggota rombongan saat ini telah dipangkas lebih dari separuh dibandingkan periode sebelumnya.

"Jadi, kalau dulu itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang. Nah, zaman Presiden Prabwo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal," jelasnya, dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet RI dengan judul "Seskab Teddy: 7 Fakta Kunjungan Luar Negeri & Capaian Diplomasi Presiden Prabowo." 

Teddy menilai tidak semua agenda kunjungan luar negeri dapat direncanakan jauh-jauh hari. Menurutnya, perkembangan geopolitik dunia berlangsung sangat cepat sehingga pemerintah harus mampu merespons berbagai situasi yang muncul secara dinamis.

Ia mencontohkan sejumlah konflik internasional yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari perang di Ukraina hingga ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Dalam kondisi tersebut, hubungan personal dan komunikasi yang baik antar kepala negara dinilai menjadi faktor penting dalam diplomasi internasional.

Menurut Teddy, efektivitas diplomasi Presiden Prabowo dapat dilihat dari sejumlah hasil yang telah dicapai dalam sekitar satu setengah tahun terakhir.

1. Indonesia Bergabung dengan BRICS

Salah satu capaian yang disoroti adalah bergabungnya Indonesia ke dalam kelompok BRICS. Langkah tersebut dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik global.

2. Kesepakatan Tarif Nol Persen dengan Uni Eropa

Teddy juga menyinggung keberhasilan penyelesaian perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa yang disebut telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

Menurutnya, kesepakatan tersebut berhasil dicapai pada masa pemerintahan Presiden Prabowo dan membuka peluang lebih besar bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar Eropa.

3. Investasi Mencapai Rp2.430 Triliun

Capaian lain yang menjadi sorotan adalah masuknya investasi ke Indonesia yang disebut mencapai sekitar Rp2.430 triliun dalam satu setengah tahun terakhir berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Teddy juga mengungkapkan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan baru-baru ini menghasilkan komitmen investasi tambahan sekitar Rp575 triliun.

4. Penguatan Alat Pertahanan

Di sektor pertahanan, Teddy mengatakan Indonesia kini memiliki kerja sama yang lebih luas dengan berbagai negara, termasuk Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Kerja sama tersebut disebut berkontribusi terhadap penguatan sistem pertahanan nasional.

5. Penyelenggaraan Haji yang Lebih Baik

Teddy juga menilai penyelenggaraan ibadah haji pada 2025 dan 2026 berjalan relatif lancar dengan minim kendala signifikan.

Ia menyebut Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki kawasan perkampungan haji di Arab Saudi, yang menurutnya merupakan hasil hubungan bilateral yang baik antara kedua negara.

6. Dukungan bagi Palestina

Dalam isu Palestina, Teddy mengatakan Indonesia terus memainkan peran aktif melalui berbagai langkah kemanusiaan.

Di antaranya pengiriman bantuan logistik melalui jalur udara, pengiriman kapal rumah sakit, serta pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak Palestina untuk menempuh studi di berbagai universitas di Indonesia.

7. Perlindungan WNI di Luar Negeri

Teddy juga mencontohkan keberhasilan diplomasi Indonesia dalam menangani kasus seorang warga negara Indonesia (WNI) yang sempat diamankan oleh otoritas Israel di laut bebas.

Menurutnya, berkat koordinasi dan diplomasi yang dilakukan Kementerian Luar Negeri, WNI tersebut berhasil dipulangkan ke Indonesia dalam waktu singkat.

Menutup penjelasannya, Teddy menegaskan bahwa banyak proses diplomasi yang tidak selalu terlihat oleh publik karena berlangsung secara tertutup.

Namun, menurutnya, ukuran keberhasilan diplomasi bukanlah frekuensi perjalanan luar negeri semata, melainkan hasil konkret yang diperoleh bagi kepentingan nasional.

"Hasil konkret nyata satu setengah tahun terakhir dan semua itu adalah diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo lewat berbagai macam cara baik yang dipublikasikan maupun tidak dipublikasikan karena yang terpenting bagi kami adalah hasil konkretnya."

(ipa)

Berita Terbaru

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline1 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline2 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional3 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional13 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional13 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline15 jam lalu
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle16 jam lalu
Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Lifestyle18 jam lalu
Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Lifestyle18 jam lalu