Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ternyata Ini Makna di Balik Poster Film Janur Ireng yang Gelap dan Berani

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|12:00 WIB
Bagikan:
Ternyata Ini Makna di Balik Poster Film Janur Ireng yang Gelap dan Berani
Kolase Foto: Dua poster film Janur Ireng produksi MD Pictures. (Sumber Gambar: MD Pictures/Edited via Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Film prekuel Sewu Dino (Janur Ireng) sudah tayang dan tentunya perhatian publik langsung tertuju pada poster film Janur Ireng yang dirilis ke publik.

Visualnya bukan sekadar pengumuman film, melainkan potret gelap yang memancing rasa penasaran sekaligus rasa tidak nyaman.

Nuansa kelam, simbol-simbol Jawa, serta komposisi karakter yang tidak biasa membuat poster ini ramai dibicarakan sejak pertama kali muncul.

Reaksi pun beragam, mulai dari kagum sampai terkejut, karena poster film Janur Ireng dianggap berani keluar dari pakem promosi film horor pada umumnya.

Ketertarikan publik itu terasa wajar. Poster sering menjadi pintu pertama untuk memahami dunia cerita sebuah film.

Lewat poster film Janur Ireng, penonton seakan diajak masuk ke konflik lama yang penuh darah, dendam, dan ritual mengerikan yang berakar dari masa lalu.

Poster Film Janur Ireng dan Simbol Keluarga Kuncoro

Poster utama menampilkan Sabdo berdiri di tangga mewah bersama Sugik, pelayan keluarga Kuncoro, keduanya mengenakan busana bernuansa hitam.

Sosok paman dan bibi Sabdo, Arjo Kuncoro dan Lasmini, ikut mengapit dengan pakaian adat Jawa yang sama-sama gelap. Tatapan mereka dingin, seolah menyimpan rahasia lama yang siap dibongkar.

Bagian paling mencolok terlihat di barisan depan. Intan, adik Sabdo, berdiri mengenakan busana pengantin Jawa sambil menggotong potongan kepala kambing hitam.

Visual ini langsung mencuri perhatian karena tidak lazim dan terasa mengganggu secara emosional.

Beberapa detail penting dari poster film Janur Ireng antara lain:

  • Kepala kambing hitam menjadi simbol keluarga Kuncoro
  • Tangga mewah menggambarkan kekuasaan dan hierarki keluarga
  • Warna hitam mendominasi sebagai penanda duka, kutukan, dan kekerasan masa lalu

Sutradara Kimo Stamboel menjelaskan bahwa kepala kambing bukan sekadar elemen horor.

Simbol tersebut merepresentasikan keluarga Kuncoro, salah satu keluarga yang berseteru dengan keluarga Atmojo dalam kisah Sewu Dino. Janur Ireng menjadi titik awal pertarungan antar keluarga paling kejam di Tanah Jawa.

Poster Film Janur Ireng Versi Kontroversial dan Alasan di Baliknya

Selain poster utama, poster film Janur Ireng versi lain juga memicu perbincangan panas.

Visualnya menampilkan Intan terbaring di ranjang mengenakan busana pengantin Jawa, ekspresi ketakutan jelas tergambar di wajahnya.

Pose tubuh yang tidak biasa membuat suasana peluncuran poster dan trailer dipenuhi decak kaget dari tamu undangan.

CEO sekaligus produser MD Entertainment, Manoj Punjabi, menegaskan bahwa konsep visual tersebut sepenuhnya berasal dari sang sutradara.

Ide itu bahkan sudah ada sejak tahap sketsa kasar sebelum proses penyuntingan film rampung. Setelah menyaksikan film secara utuh, Manoj merasa poster tersebut justru selaras dengan cerita yang disajikan.

Poster film Janur Ireng bukan dibuat demi sensasi semata. Visualnya menjadi bagian dari narasi besar yang mengungkap sejarah Trah Pitu, tujuh keluarga kaya di Jawa yang mengabdi pada sosok Maharatu demi kejayaan.

Keluarga Kuncoro pernah memimpin aliansi ini sebelum peristiwa berdarah menyisakan Sabdo sebagai satu-satunya penerus.

Tak hanya itu, Janur Ireng juga telah mengantongi klasifikasi usia 17 tahun ke atas. Keputusan ini diambil agar visi penyutradaraan Kimo Stamboel tetap utuh tanpa pemotongan adegan penting.

Jadi, itu dia makna di balik poster film Janur Ireng yang akhirnya berdiri sebagai pernyataan visual yang kuat, mengundang diskusi, dan menegaskan bahwa film ini tidak main aman.

(pm)

Berita Terbaru

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat59 menit lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional1 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional8 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline13 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta13 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle14 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle16 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional16 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle16 jam lalu