Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warna-Warna Petir yang Berbahaya, Ini Penjelasan Sains

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|15:50 WIB
Bagikan:
Warna-Warna Petir yang Berbahaya, Ini Penjelasan Sains
Artikel ini akan memberikan informasi mengenai Warna-Warna Petir yang Berbahaya tentunya perlu kamu ketahui. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Artikel ini akan memberikan informasi mengenai Warna-Warna Petir yang Berbahaya tentunya perlu kamu ketahui. 

Petir atau kilat seringkali terlihat ketika hujan. Petir akan datang dengan kilatannya yang berwarna putih terang ditambah dengan gemuruh setelahnya. 

Kemunculan petir atau kilat tergantung dengan kondisi atmosfer seperti debu, kelembapan dan kabut. 

Kondisi tersebut yang nantinya akan mempengaruhi Warna-Warna Petir yang Berbahaya.

Peting yang mengenai tanah akan memunculkan cahaya berwarna orange atau merah. Namun petir juga bisa berwarna kuning, ungu bahkan hijau. 

BACA JUGA:Hilang 92 Tahun, Spesies Laba-Laba Langka Kembali Ditemukan di Portugal

BACA JUGA:Berusia 800 Tahun, Mangkuk Penyembuh Peninggalan Islam Ditemukan di Turki

Lantas apa makna dari Warna-Warna Petir yang Berbahaya ini? Ini Dia Penjelasan Sainnya

Dari Warna-Warna Petir yang Berbahaya kita dapat melihat mengenai cuaca hari ini. 

Petir Biru Campur Ungu

Perlu kamu ketahui, peting dengan warna biru campur ungu ini biasanya akan mendatangkan hujan, hujan es dan curah hujan lainnya. 

Petir Kuning 

Petir dengan warna kuning biasanya akan menunjukan badai petir dan debu yang disusul dnegan gemuruh yang menakutkan. 

Selain itu petir dengan warna kuning cenderung dingin jika dibandingkan dnegan petir-petir yang lainnya. 

BACA JUGA:Hilang 92 Tahun, Spesies Laba-Laba Langka Kembali Ditemukan di Portugal

BACA JUGA:Berusia 800 Tahun, Mangkuk Penyembuh Peninggalan Islam Ditemukan di Turki

Petir Hijau 

BMKG menjelaskan bahwa petir dengan warna hijau itu menandakan kilatan aurora yang biasanya muncul di kawasan artik. 

Sedangkan untuk petir hijau sangat jarang terjadi dan tidak bisa dilihat dngan mata terbuka. 

Lantas Warna-Warna Petir yang Berbahaya apa saja/ untuk yang paling berbahaya dalah warna putih yang sering terjadi ketika hujan turun yang disusul dnegan gemuruh. 

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat37 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu