Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Waspada Berbagai Jenis Penyakit di Musim Hujan yang Rentan Muncul

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|11:09 WIB
Bagikan:
Waspada Berbagai Jenis Penyakit di Musim Hujan yang Rentan Muncul
Waspada Berbagai Jenis Penyakit di Musim Hujan yang Rentan Muncul (Image From: Illustration/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Musim hujan membawa suasana yang jelas berbeda dengan musim kemarau. Udaranya yang dingin dan menyejukkan, membuat siapa pun merasa nyaman.

Tapi musim hujan juga kerap memawa dampak tersendiri bagi kesehatan, lho. Curah hujan yang tinggi, kelembapan udara, serta lingkungan yang cenderung basah dapat menjadi faktor pemicu munculnya banyak penyakit.

Nah, biar kamu jadi lebih siap jaga kesehatan, ada beberapa jenis penyakit di musim hujan yang wajib kamu tahu. 

Jenis Penyakit di Musim Hujan 

Berikut ini beberapa jenis penyakit yang sering terjadi di musim hujan. 

1. Sakit Tenggorokan

Saat cuaca dingin dan lembap, sakit tenggorokan sering kali jadi keluhan pertama. Tenggorokan terasa perih, gatal, atau nyeri saat menelan.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus yang mudah menyebar, terutama ketika daya tahan tubuh sedang menurun.

Paparan asap rokok juga bisa memperburuk keadaan. Asap rokok dapat mengiritasi tenggorokan dan membuat rasa tidak nyaman bertahan lebih lama.

Menghindari asap rokok, minum air hangat, dan cukup istirahat bisa membantu mencegah maupun meredakan sakit tenggorokan.

2. Pilek dan Flu

Pilek dan flu adalah “tamu rutin” di musim hujan. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan dan sangat mudah menular.

Gejalanya beragam, mulai dari hidung meler atau tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, badan pegal, hingga rasa lelah berlebihan.

Penularan bisa terjadi melalui percikan air liur saat seseorang batuk atau bersin. Selain itu, virus juga dapat berpindah lewat tangan setelah menyentuh benda yang terkontaminasi, seperti gagang pintu atau pegangan di transportasi umum.

Karena itu, menjaga kebersihan tangan dan daya tahan tubuh sangat penting di musim hujan.

3. Diare

Masalah pencernaan seperti diare juga sering meningkat saat musim hujan. Penyebabnya umumnya berkaitan dengan makanan atau minuman yang tercemar kuman akibat sanitasi yang kurang baik.

Air hujan yang tercampur kotoran dapat menjadi sumber bakteri jika digunakan tanpa pengolahan yang tepat.

Diare tidak boleh dianggap sepele, terutama pada anak-anak dan lansia. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan kekurangan cairan atau dehidrasi.

Mengonsumsi oralit dan memastikan makanan serta minuman yang dikonsumsi bersih dan matang adalah langkah penting untuk mencegah diare.

4. Penyakit Kulit

Lingkungan yang basah dan lembap menjadi tempat favorit bagi jamur dan bakteri berkembang.

Akibatnya, berbagai masalah kulit seperti gatal-gatal, infeksi jamur, hingga iritasi lebih sering muncul saat musim hujan, terutama setelah kontak dengan air kotor atau banjir.

Risiko penyakit kulit juga meningkat di lokasi pengungsian banjir, di mana banyak orang tinggal bersama dalam kondisi terbatas.

Menjaga kebersihan tubuh, segera mengganti pakaian basah, dan menghindari kontak langsung dengan air banjir dapat membantu mengurangi risiko penyakit kulit.

5. Demam Berdarah

Demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu penyakit yang paling diwaspadai saat musim hujan. Genangan air yang terbentuk setelah hujan menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak.

Nyamuk ini sering bersarang di wadah-wadah berisi air bersih, seperti bak mandi, ember, pot bunga, atau barang bekas yang dibiarkan terbuka.

Untuk mencegah DBD, penting untuk rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta menyingkirkan barang-barang yang berpotensi menampung air hujan.

Itulah beberapa jenis penyakit di musim hujan yang wajib kamu tahu agar kamu dapat melakukan pencegahan sejak dini. Jaga selalu kesehatan!

(ipa)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle40 menit lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle1 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle2 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional4 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle4 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang5 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle5 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle5 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional6 jam lalu