Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apa Saja Imbas Harga BBM April 2026 ke Kehidupan Sehari-hari? Simak Analisis Lengkapnya

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:34 WIB
Bagikan:
Apa Saja Imbas Harga BBM April 2026 ke Kehidupan Sehari-hari? Simak Analisis Lengkapnya
Apa Saja Imbas Harga BBM April 2026 ke Kehidupan Sehari-hari? Simak Analisis Lengkapnya

PASUNDAN EKSPRES.ID – Memasuki bulan April 2026, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia mengalami penyesuaian kecil setelah evaluasi triwulan yang dilakukan pemerintah.

Harga Pertalite, Pertamax, dan Solar mengalami fluktuasi ringan akibat pergerakan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Meski tidak ada kenaikan besar, dampak (imbas) harga BBM ini dirasakan di berbagai sektor ekonomi nasional.

Harga BBM per April 2026

Berdasarkan pengumuman resmi PT Pertamina (Persero) per 1 April 2026, berikut harga BBM nonsubsidi yang berlaku:

- Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter (tetap)

- Pertamax (RON 92): Rp 12.850 per liter (naik Rp 50 dari bulan sebelumnya)

- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 14.400 per liter

- Dexlite: Rp 13.950 per liter

- Pertamina Dex: Rp 14.850 per liter

- Solar subsidi: Rp 6.800 per liter (tetap)

Kenaikan kecil pada Pertamax dan jenis BBM nonsubsidi ini langsung memberikan imbas ke berbagai sektor.

Sektor Yang Terkena Imbas Harga BBM April 2026

Berikut analisis dampaknya per 1 April 2026:

1. Sektor Transportasi

Kenaikan harga Pertamax sebesar Rp 50 per liter langsung dirasakan oleh pengemudi ojek online, sopir taksi, dan truk logistik.

Biaya operasional angkutan barang meningkat sekitar 1,5–2 persen.

Beberapa perusahaan logistik sudah mulai menaikkan tarif angkut secara bertahap untuk menutup selisih biaya BBM.

Di sektor transportasi umum, PT Transjakarta dan beberapa operator bus antarkota melaporkan kenaikan biaya operasional bulanan hingga Rp 2–3 miliar.

2. Sektor Pertanian dan Perikanan

Petani dan nelayan menjadi kelompok yang cukup terdampak. Harga solar subsidi yang stabil di Rp 6.800 per liter memang membantu, tetapi banyak alat mesin pertanian (traktor) dan kapal nelayan menggunakan campuran Pertalite dan Pertamax.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi menyebabkan biaya produksi pangan naik, terutama untuk komoditas hortikultura yang memerlukan distribusi cepat.

Di beberapa daerah, petani cabai dan sayuran mulai mengeluhkan kenaikan biaya transportasi hasil panen.

3. Sektor Industri dan Manufaktur

Industri manufaktur yang mengandalkan truk untuk distribusi barang merasakan tekanan biaya.

Kenaikan harga BBM menyebabkan biaya logistik naik, yang berpotensi mendorong inflasi inti.

Beberapa pabrik makanan dan minuman sudah mulai melakukan efisiensi dengan mengoptimalkan rute pengiriman dan mengurangi frekuensi pengiriman.

4. Sektor Jasa dan Pariwisata

Di sektor pariwisata, maskapai penerbangan dan perusahaan travel mengalami kenaikan biaya avtur yang ikut terpengaruh harga minyak dunia.

Beberapa hotel dan destinasi wisata di Pulau Bali dan Yogyakarta melaporkan kenaikan biaya operasional hingga 0,8 persen.

Sementara itu, harga tiket bus dan kereta api antarkota juga berpotensi mengalami penyesuaian kecil dalam waktu dekat.

5. Inflasi dan Daya Beli Masyarakat

Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan bahwa imbas kenaikan harga BBM ini akan menambah tekanan inflasi sebesar 0,1–0,2 persen di bulan April 2026.

Kelompok menengah bawah yang banyak menggunakan Pertalite dan motor pribadi paling merasakan dampaknya. Pemerintah melalui program subsidi tepat sasaran dan bantuan langsung tunai (BLT) BBM diharapkan dapat meredam dampak sosial.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Pertamina menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat pasca-Lebaran.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan siap melakukan intervensi jika diperlukan.

Bagi masyarakat, diimbau untuk lebih hemat dalam penggunaan BBM, seperti merawat kendaraan dengan baik, menggunakan transportasi umum, dan memanfaatkan aplikasi ride-sharing secara bijak.

Pelaku usaha juga diharapkan tidak serta-merta menaikkan harga barang secara berlebihan hanya karena kenaikan harga BBM.

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline6 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle7 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang8 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional10 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle11 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional12 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline12 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline14 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle15 jam lalu