Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

CHANDI 2025: Indonesia Gelar Konferensi Budaya Internasional di Bali

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|03:47 WIB
Bagikan:
CHANDI 2025: Indonesia Gelar Konferensi Budaya Internasional di Bali
Taklimat media CHANDI 2025(Foto: kemenbud.go.id)

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia akan menggelar konferensi budaya internasional bertajuk Culture, Heritage, Arts, Narratives, Diplomacy, and Innovations (CHANDI) 2025 pada 2–5 September 2025 di Denpasar, Bali.

Mengusung tema “Culture for The Future”, acara ini diharapkan menjadi ruang promosi, diplomasi, sekaligus kerja sama budaya lintas negara.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam taklimat media di Plataran Dharmawangsa, Jakarta, menyebut CHANDI 2025 tidak hanya menjadi forum pertemuan internasional, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung dunia.

“Kami berharap, CHANDI 2025 mampu membuat budaya kita semakin dikenal secara global. Acara ini juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dan menandai satu tahun perjalanan Kementerian Kebudayaan,” ujarnya.

Menurut Fadli, CHANDI 2025 akan menampilkan berbagai kegiatan mulai dari pertunjukan seni, diskusi, dialog budaya, hingga sesi berbagi pengalaman dengan perwakilan negara sahabat.

Para Menteri dan Wakil Menteri Kebudayaan, beserta institusi budaya internasional, dijadwalkan hadir untuk memperkuat jejaring kerja sama.

“Forum ini adalah sarana diplomasi budaya yang selaras dengan amanat UUD 1945 Pasal 32 serta Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan,” tambahnya.

Selain menghadirkan pertunjukan budaya, CHANDI 2025 juga akan menggelar dialog kebijakan bersama pakar budaya dunia, termasuk akademisi dan pengamat asing yang selama ini meneliti serta mencintai budaya Indonesia.

Tema “Culture for The Future” dipilih sebagai pengingat bahwa budaya merupakan perekat perbedaan sekaligus soft power bangsa.

Fadli mencontohkan praktik serupa di negara lain, seperti Hollywood di Amerika Serikat, Bollywood di India, dan K-Pop dari Korea Selatan.

“Budaya adalah kesinambungan dari masa lalu, kini, hingga masa depan, sekaligus identitas pemersatu bangsa,” tegasnya.

Konferensi ini akan dihadiri berbagai tokoh, mulai dari pemimpin dunia, pembuat kebijakan, seniman, akademisi, hingga organisasi internasional dari puluhan negara, termasuk Singapura, Libya, Kamboja, Timor Leste, Zimbabwe, Palestina, India, Prancis, Amerika Serikat, hingga Korea Selatan.

Sekretaris Jenderal Kebudayaan, Bambang Wibawarta, menambahkan bahwa CHANDI 2025 tidak hanya berdampak pada sektor budaya, tetapi juga perekonomian, khususnya di Bali.

“Ke depan, kami akan bekerja sama dengan berbagai instansi untuk menghitung kontribusi budaya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.

Selama tiga hari, CHANDI 2025 akan menyuguhkan agenda padat, seperti dialog tingkat tinggi antara Menteri Kebudayaan dengan pembuat kebijakan global, pleno dan diskusi panel bersama tokoh budaya dunia, lokakarya pembuatan batik dan keris, serta pameran budaya yang menampilkan seni, musik, kuliner, dan kerajinan tradisional.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi www.chandisummit2025.org.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan, termasuk Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti, serta sejumlah staf ahli dan pejabat eselon II.

Melalui CHANDI 2025, Indonesia menegaskan komitmennya menjadikan budaya sebagai kekuatan diplomasi internasional, sarana kolaborasi global, sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif.(rls/idr)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline42 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu