Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dahsyat! Gempa Filipina Terasa hingga Indonesia, Pasien Rumah Sakit Dievakuasi

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|10:30 WIB
Bagikan:
Dahsyat! Gempa Filipina Terasa hingga Indonesia, Pasien Rumah Sakit Dievakuasi
Gempa Dahsyat Filipina Terasa hingga Indonesia, Pasien Rumah Sakit Dievakuasi

PASUNDAN EKSPRES.ID – Guncangan kuat akibat Gempa Filipina 7,7 magnitudo yang terjadi pada Senin pagi (8/6/2026) membuat kepanikan di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Dampak gempa tidak hanya dirasakan masyarakat di kawasan pesisir, tetapi juga memaksa pihak rumah sakit mengevakuasi pasien demi menghindari risiko yang lebih besar.

Gempa Filipina 7,7 Magnitudo Terasa Hingga Sulut

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gempa Filipina 7,7 magnitudo terjadi di wilayah selatan Filipina dan berpusat tidak jauh dari kawasan Mindanao.

Guncangan kuat tersebut menjalar hingga wilayah Indonesia bagian Sulawesi utara, terutama Kepulauan Sangihe, Talaud, Manado, dan sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Utara. 

Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, guncangan yang dipicu Gempa Filipina 7,7 magnitudo menyebabkan kepanikan di RSUD Liun Kendage Tahuna.

Pasien yang tengah menjalani perawatan bersama tenaga medis langsung dievakuasi menuju area yang lebih aman setelah getaran kuat dirasakan di dalam gedung rumah sakit. 

Proses evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat gempa susulan masih berpotensi terjadi setelah gempa utama.

Sejumlah pasien terlihat dipindahkan ke area terbuka sambil menunggu kondisi dinyatakan aman oleh petugas dan otoritas terkait.

Tenaga kesehatan juga memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan medis selama proses evakuasi berlangsung. 

Selain rumah sakit, warga di berbagai wilayah pesisir Sulawesi Utara juga sempat berhamburan keluar rumah setelah merasakan getaran akibat Gempa Filipina 7,7 magnitudo.

Beberapa warga bahkan memilih mengungsi ke dataran yang lebih tinggi setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah Indonesia timur. 

BMKG mencatat gempa terjadi sekitar pukul 06.37 WIB dengan kedalaman lebih dari 100 kilometer. Lokasi gempa berada di wilayah selatan Filipina, namun kekuatannya yang besar membuat dampaknya terasa hingga Indonesia.

Sejumlah daerah seperti Kepulauan Sangihe, Talaud, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Maluku Utara masuk dalam wilayah yang mendapatkan perhatian khusus terkait potensi tsunami pascagempa.

Akibat Gempa Filipina 7,7 magnitudo, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk beberapa wilayah pesisir.

Masyarakat diminta menjauhi pantai dan segera menuju tempat yang lebih tinggi sebagai langkah mitigasi.

Namun setelah dilakukan pemantauan terhadap kondisi muka air laut dan aktivitas gempa susulan, BMKG akhirnya mencabut peringatan tersebut karena situasi dinilai telah kembali aman. 

Meski peringatan tsunami telah dicabut, pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Gempa susulan masih mungkin terjadi dan berpotensi menimbulkan kepanikan baru apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Hingga Senin siang, BMKG juga mencatat sejumlah aktivitas gempa susulan setelah kejadian utama.

Di Filipina sendiri, otoritas setempat dilaporkan terus melakukan pendataan dampak gempa. Sejumlah wilayah di Mindanao menjadi fokus penanganan karena berada lebih dekat dengan pusat gempa.

Sementara itu, di Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, fokus utama pemerintah adalah memastikan keselamatan warga dan memeriksa kemungkinan kerusakan bangunan akibat getaran yang terjadi.  

Berita Terbaru

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle35 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang48 menit lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional1 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional1 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional1 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang2 jam lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline2 jam lalu