Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gaya Kepemimpinanan Kang Dedi Mulyadi Lewat Media Sosial, Bukan Sekedar "Gubernur Konten"

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|14:15 WIB
Bagikan:
Gaya Kepemimpinanan Kang Dedi Mulyadi Lewat Media Sosial, Bukan Sekedar "Gubernur Konten"
Gaya Kepemimpinanan Kang Dedi Mulyadi Lewat Media Sosial, Bukan Sekedar "Gubernur Konten" (Image From: Wikipedia)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kehadiran Kang Dedi Mulyadi alias KDM sebagai Gubernur Jawa Barat menghadirkan warna baru dalam kepemimpinan daerah.

Ia bukan hanya dikenal karena kebijakannya yang kontroversial dan tegas, tapi juga karena cara uniknya dalam berkomunikasi dengan publik, yaitu melalui dokumentasi kehidupan sehari-hari yang diunggahnya ke media sosial, khususnya YouTube. 

Berbeda dengan anggapan publik bahwa ia sengaja "menciptakan konten", dilansir dari YouTube Liputan6 dan Surya Citra Televisi (SCTV) yang berjudul "Gaji Jadi Gubernur Jawa Barat Cuma Rp8 Juta, Ternyata Segini Pendapatan KDM dari Socmed | POV", Kang Dedi menegaskan bahwa apa yang ditampilkan hanyalah keseharian aslinya.

Aktivitas seperti memberi makan ikan, berbincang dengan warga, hingga mengunjungi desa bukanlah setting kamera, melainkan kebiasaan yang memang sudah ia jalani sejak lama. Kamera hanya mengikuti, bukan mengarahkan. 

"Saya itu bukan bikin konten, tapi saya ini melakukan sesuatu yang itu adalah kebiasaan saya setiap hari secara original. Cuman di vlog," ujar Kang Dedi Mulyadi. 

Menariknya, Kang Dedi justru baru serius mengelola YouTube setelah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Awalnya, dokumentasi kegiatan hanya disimpan oleh humas. Namun setelah itu, stafnya mengusulkan agar video-video tersebut dikelola lebih rapi. Tanpa strategi khusus, kanal tersebut berkembang pesat dan kini memiliki jutaan pengikut.

Bagi Kang Dedi, media sosial bukan sekadar alat personal branding, melainkan instrumen efisiensi negara.

Ia menilai bahwa pemerintah selama ini menghabiskan anggaran besar untuk promosi dan komunikasi publik melalui konsultan atau influencer.

Dengan memanfaatkan media pribadinya, informasi pembangunan Jawa Barat bisa langsung sampai ke masyarakat tanpa biaya tambahan dari APBD.

Bahkan, kini banyak dinas di Jawa Barat tidak lagi membuat konten sendiri, melainkan mengirimkan dokumentasi kegiatan untuk dipublikasikan melalui kanal Kang Dedi.

Menurutnya, ini justru memperkuat transparansi dan mempercepat penyampaian informasi publik.

Gaya kepemimpinan Kang Dedi juga dikenal sangat “hands-on”. Ia tak segan turun langsung ke lapangan, menangis saat melihat kerusakan lingkungan, atau ikut membongkar bangunan liar.

Ia mengkritik gaya birokrasi yang terlalu banyak berbicara di ruang rapat tanpa hasil nyata.

(ipa)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline5 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle6 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang7 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional9 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle10 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional11 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline11 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline13 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle14 jam lalu