Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kematian Misterius terjadi di India, 17 Korban Hilang Kesadaran secara Mendadak

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:23 WIB
Bagikan:
Kematian Misterius terjadi di India, 17 Korban Hilang Kesadaran secara Mendadak
Kematian Misterius terjadi di India, 17 Korban Hilang Kesadaran secara Mendadak (Image From: Pexels/Studio Art Smile)

PASUNDAN EKSPRES - India menyelidiki 17 kematian misterius di desa yang sama. Pihak berwenang di India saat ini sedang menyelidiki kematian misterius 17 orang di sebuah desa terpencil di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikelola India. 17 orang tersebut sebagian besar adalah anak-anak.

Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Badhal, distrik Rajouri, sejak 7 Desember hingga 19 Januari.

India Menyelidiki Kasus 17 Kematian Misterius di Desa yang Sama

Menurut laporan dari pejabat kesehatan setempat, sejumlah korban, termasuk 12 anak-anak, awalnya menunjukkan gejala yang mirip dengan keracunan makanan, seperti muntah dan diare.

Namun, para korban tiba-tiba kehilangan kesadaran secara mendadak. Korban meninggal termasuk anggota dari tiga keluarga yang saling terkait, dengan enam anak berusia antara 7 hingga 15 tahun.

Desa Badhal telah dinyatakan sebagai zona karantina, meskipun para pejabat menegaskan bahwa penyakit ini tampaknya tidak menular dan tidak ada risiko epidemi. Meski demikian, langkah pencegahan telah diambil untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.

Pemerintah federal telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh, sementara tim investigasi khusus telah dibentuk oleh administrasi setempat. Tim ini terdiri dari petugas kepolisian, ahli patologi, dan spesialis lainnya. Hingga kini, mereka telah memeriksa puluhan orang terkait kasus ini.

Menurut hasil penyelidikan awal, konsumsi makanan dan air yang terkontaminasi diduga menjadi penyebab kematian. Uji sampel air dari mata air lokal menunjukkan adanya jejak pestisida.

Oleh karena itu, warga desa diminta untuk tidak menggunakan mata air tersebut untuk konsumsi. Sebagai langkah lanjutan, pemerintah hanya menyediakan makanan dan air bersih dari sumber terpercaya untuk penduduk setempat.

Selain itu, semua bahan makanan di rumah-rumah yang terdampak telah disita oleh otoritas. Rumah-rumah keluarga korban pun telah disegel untuk mencegah risiko lebih lanjut.

Sebanyak 10 orang telah dirawat di rumah sakit di Rajouri, Jammu, dan Chandigarh. Di antara kelompok pasien kedua yang dirawat pada 12 Desembar, lima orang, termasuk seorang anak satu tahun, berhasil sembuh. 

"Ini memberikan secercah harapan bagi kami," kata Dr. AS Bhatia, kepala rumah sakit lokal, dikutip BBC News, Jumat (24/1).

Dr. Shuja Quadri, seorang epidemiolog di Government Medical College Rajouri, menegaskan bahwa penyakit ini hanya terjadi secara lokal dan telah menyingkirkan kemungkinan infeksi virus, bakteri, protozoa, maupun zoonosis.

Penduduk yang memiliki kontak erat dengan keluarga korban telah dipindahkan ke rumah sakit pemerintah di Rajouri untuk pemantauan kondisi. Selain itu, semua penduduk desa diwajibkan mengonsumsi air dan makanan yang disediakan oleh pemerintah.

(ipa)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline5 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle6 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang7 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional9 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle10 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional11 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline11 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline13 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle14 jam lalu