Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kondisi Iran Pasca Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|09:48 WIB
Bagikan:
Kondisi Iran Pasca Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran!
Kondisi Iran Pasca Kematian Ayatollah Ali Khamenei,Pemimpin Tertinggi Iran!

PASUNDAN EKSPRES.ID – Iran memasuki fase krisis mendalam setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei (86 tahun) akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.

Pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi kematiannya melalui media negara pada 1 Maret 2026, dan langsung menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta tujuh hari libur umum.

Serangan tersebut menargetkan kompleks kediaman dan kantor Khamenei di Tehran, menewaskan dia beserta beberapa anggota keluarga serta pejabat tinggi.

Presiden Masoud Pezeshkian menyebut pembunuhan ini sebagai “kejahatan besar” dan “martir” bagi Khamenei, sambil bersumpah balas dendam dalam konferensi persnya di gedung presiden pada 01/03 kemarin.

Negara-negara sekutu seperti Rusia mengutuk serangan tersebut sebagai “pelanggaran norma kemanusiaan”.

Saat ini, Iran dipimpin sementara oleh dewan kepemimpinan tiga orang sesuai konstitusi, Presiden Pezeshkian, Kepala Yudikatif, dan seorang anggota Dewan Wali (Guardian Council) yang baru ditunjuk, Ali Reza Arafi seorang ulama dekat Khamenei.

Dewan ini bertugas menjalankan fungsi pemimpin tertinggi hingga Majelis Ahli (Assembly of Experts) memilih pengganti permanen.

Proses ini diperkirakan memakan waktu lama karena serangan militer masih berlanjut, dengan gelombang kedua serangan AS-Israel menargetkan infrastruktur militer, intelijen, dan Garda Revolusi (IRGC).

Situasi di Dalam Negeri 

Reaksi masyarakat terbelah tajam. Di Tehran dan kota-kota besar, ribuan pendukung rezim berkumpul di lapangan-lapangan utama seperti Enghelab Square, mengibarkan bendera Iran, memegang foto Khamenei, dan menangis sambil berdoa.

Presenter TV negara terlihat menitikkan air mata saat mengumumkan berita duka.

Namun, di beberapa wilayah, terutama di kalangan oposisi dan kelompok yang selama ini menentang represi Khamenei, muncul perayaan diam-diam ada laporan pesta kecil di jalanan dan harapan perubahan rezim.

Analis menyebut ini mencerminkan polarisasi mendalam di masyarakat Iran pasca-protes besar 2022.

Ekonomi dan keamanan semakin rapuh. Serangan telah merusak fasilitas militer dan intelijen, menyebabkan kematian puluhan pejabat tinggi IRGC serta kerusakan infrastruktur.

Iran melancarkan serangan balasan drone dan rudal ke Israel serta basis AS di kawasan, meningkatkan risiko perang lebih luas.

Sanksi internasional yang ada diperkirakan semakin ketat, memperburuk inflasi dan kelangkaan barang.

Iran kini berada di persimpangan berbahaya, antara stabilitas sementara di bawah dewan transisi, potensi eskalasi perang regional, hingga kemungkinan perubahan internal yang tak terduga.

Masa 40 hari berkabung akan menjadi ujian pertama bagi kestabilan negara. 

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline18 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga36 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline55 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu