Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Krisis Politik Korea Selatan: Upaya Penangkapan Presiden Yoon Suk Yeol yang semakin Memanas

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:32 WIB
Bagikan:
Krisis Politik Korea Selatan: Upaya Penangkapan Presiden Yoon Suk Yeol yang semakin Memanas
Para penylidik gagal menangkap Presiden Yoon Suk Yeol di kediaman resminya. (Image From: SBS/Getty/Chung Sung-Jun)

PASUNDAN EKSPRES - Upaya penangkapan Presiden Yoon Suk Yeol yang semakin memanas. Korea Selatan terus dihadapkan dengan krisis politik yang tidak kunjung usai.

Presiden Yoon Suk Yeol menghadapi ancaman penangkapan atas tuduhan pemberontakan. Tuduhan tersebut muncul setelah upaya darurat militer yang ia umumkan pada 3 Desember 2024, hingga mengejutkan publik.

Upaya Penangkapan Presiden Yoon Suk Yeol yang semakin Memanas

Ia juga mendapatkan surat perintah penangkapan pertama dalam sejarah untuk seorang presiden yang masih menjabat. 

Presiden Yoon saat ini berada di kompleks kepresidenan yang dijaga ketat oleh Presidential Security Service (PSS).

PSS telah memperkuat keamanan dengan kawat berduri, barikade, dan bahkan menggunakan bus untuk memblokir akses ke lokasi presiden. Langkah tersebut dilakukan setelah Presiden Yoon menolak memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan.

Pendukung dan penentang Presiden Yoon masih turun ke jalan melakukan demonstrasi di sekitar kompleks kepresidenan, meskipun dengan suhu dingin yang ekstrem. 

Sebagai informasi, Presiden Yoon tidak hanya menghadapi tuduhan pemberontakan terkait deklarasi darurat militer pada 3 Desember 2024 kemarin, tetapi juga menjalani sidang atas pemakzulannya pada 14 Desember karena melanggar kewajibannya sebagai presiden. 

Pada Jumat pekan lalu, upaya pertama untuk menangkap Presiden Yoon gagal setelah Oh Dong-woon, kepala Kantor Investigasi Korupsi untuk

Pejabat Tinggi (CIO), dan timnya terlibat bentrokan selama enam jam dengan pasukan keamanan kepresidenan. Blokade yang terdiri dari ratusan anggota PSS dan pasukan militer berhasil mencegah penyidik memasuki kompleks kepresidenan.

Oh Dong-woon kemudian meminta maaf kepada parlemen atas kegagalan tersebut dan berjanji akan mempersiapkan langkah yang lebih matang untuk upaya berikutnya. 

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk mencapai tujuan kami, dengan tekad bahwa eksekusi surat perintah kedua akan menjadi yang terakhir," ujar Oh di depan komite parlemen.

Namun, rincian tentang bagaimana upaya kedua ini akan dilakukan belum sepenuhnya jelas.

Beberapa skenario yang dilaporkan media lokal termasuk mengerahkan unit taktis polisi khusus, alat berat untuk menembus barikade, dan ribuan personel polisi untuk mengatasi pasukan keamanan presiden.

Pada percobaan penangkapan sebelumnya, lebih dari 200 personel PSS, termasuk beberapa personel bersenjata, serta pasukan militer yang ditugaskan untuk keamanan presiden, berhasil menggagalkan tim penyidik.

Menurut laporan, jika skenario yang direncanakan berjalan sesuai dengan yang diharapkan, upaya penangkapan kedua ini dapat memakan waktu hingga tiga hari untuk melemahkan perlawanan dari pasukan keamanan presiden.

(ipa)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline7 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle8 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang9 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional11 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle12 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional13 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline13 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline15 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle16 jam lalu