Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Netanyahu Menolak Permintaan Biden untuk Membatalkan Serangan Rafah di Gaza

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:36 WIB
Bagikan:
Netanyahu Menolak Permintaan Biden untuk Membatalkan Serangan Rafah di Gaza
Netanyahu Menolak Permintaan Biden untuk Membatalkan Serangan Rafah di Gaza (Image From: Axios)

PASUNDAN EKSPRES - Netanyahu menolak permintaan Biden untuk membatalkan serangan Rafah di Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak permintaan Joe Biden terkait pembatalan rencana serangan darat ke Rafah, di mana Rafah menjadi salah satu tempat perlindungan terakhir bagi 1 juta warga.

Pada hari Selasa, (19/3/2024), Netanyahu telah menyampaikan kepada anggota perlemen bahwa ia dengan tegas mengatakan kepada Presiden AS bahwa mereka berkomitmen untuk mengakhiri keberadaan batalyon-batalyon di Rafah, dan tidak ada cara lain untuk melakukannya kecuali dengan melibatkan pasukan di lapangan. Para militan Israel menduga bahwa Rafah menjadi tempat persembunyikan Hamas. 

Netanyahu Menolak Permintaan Biden untuk Membatalkan Serangan

Sebelumnya, kedua pemimpin tersebut berkomunikasi melalu panggilan telepon. Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, yakni Jake Sullivan mengatakan bahwa pihak Amerika percaya jika melakukan serangan ke Rafah akan menjadi sebuah kesalahan, dan Israel bisa mencapai tujuan militer mereka dengan metode lain. 

Sementara itu, menurut juru bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre, para pejabat dari Amerika Serikat dan Israel berencana untuk mengadakan pertemuan di Washington di awal pekan depan.

BACA JUGA: Kelaparan di Palestina Semakin Merajalela, Anak-anak Memenuhi Bangsal Rumah Sakit

BACA JUGA: Kalian Harus Tahu Ini Dalang Akar Konflik Antara Israel dan Palestina!

Pertemuan tersebut direncanakan akan membahas operasi militer Israel di Rafah dan mengungkapkan keprihatinan yang mendalam terhadap laporan mengenai ancaman kelaparan yang tengah terjadi di Gaza. 

Jean-Pierre menjelaskan bahwa Presiden Biden telah meminta Perdana Menteri Netanyahu untuk mengirimkan tim senior yang terdiri dari pejabat militer, intelijen, dan kemanusiaan ke Washington. Tim tersebut akan melakukan diskusi yang komprehensif untuk beberapa hari mendatang.

Dalam upaya untuk mencapai gencatan senjata terkait konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan ini, pemerintah Amerika Serikat akan memulai inisiatif diplomatik baru. Tujuannya untuk membebaskan sandera dan mengirimkan bantuan makanan guna mengatasi ancaman kelaparan di wilayah kantong Palestina tersebut.

Selain itu, Menteri Luar Negeri AS, yaitu Antony Blinken mengumumkan rencana perjalanan ke Timur Tengah, di mana ia akan bertemu dengan para pemimpin Mesir dan Arab Saudi. Tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk mendiskusikan mengenai kerangka kerja yang tepat, guna mencapai perdamaian yang berkelanjutan. 

Menurut laporan media Hamas, pada hari Selasa telah terjadi serangan udara Israel di sebuah bundaran utama yang menewaskan 30 orang. Korban tersebut berasal dari kelompok-kelompok yang dibentuk oleh warga lokal untuk menjaga keamanan dan memfasilitasi masuknya truk-truk bantuan ke Kota Gaza.

Hamas mengutuk serangan tersebut dan menganggapnya sebagai upaya untuk menciptakan kekacauan dan anarki keamanan.

(ipa)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang6 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta7 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional10 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline10 jam lalu