Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru, Dinasti Politik Berlanjut Pasca Kematian Ayatollah Ali Khamenei

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|09:47 WIB
Bagikan:
Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru, Dinasti Politik Berlanjut Pasca Kematian Ayatollah Ali Khamenei
Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru, Dinasti Politik Berlanjut Pasca Kematian Ayatollah Ali Khamenei

PASUNDAN EKSPRES.ID – Majelis Pakar Iran (Assembly of Experts) secara resmi menunjuk Mojtaba Khamenei, putra mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pengganti ayahnya.

Pengumuman ini disiarkan pada 9 Maret 2026, hanya sembilan hari setelah kematian Ali Khamenei akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Tehran pada 28 Februari 2026.

Dalam video berita dari TribunJatim Official (durasi singkat, diupload 9 Maret 2026), disebutkan bahwa Mojtaba Khamenei, ulama garis keras berusia sekitar 55 tahun, telah dipilih oleh Majelis Pakar untuk memimpin Republik Islam Iran.

Mojtaba dikenal memiliki pengaruh besar di lingkaran kekuasaan, terutama hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), meskipun jarang tampil di depan publik.

Ia selama ini berperan sebagai penasihat senior ayahnya dan dianggap sebagai figur kunci dalam jaringan militer dan keagamaan Iran.

Penunjukan ini menandai kelanjutan dinasti politik dalam kepemimpinan tertinggi Iran, yang sebelumnya dipegang ayahnya sejak 1989. Respons internasional langsung datang dari Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan “Pemimpin baru Iran harus mendapat persetujuan Amerika Serikat agar dapat bertahan lama.”

Pernyataan ini memicu spekulasi tentang potensi intervensi lebih lanjut atau negosiasi ketat di tengah konflik regional yang memanas.

Konteks Pasca-Serangan

Kematian Ali Khamenei terjadi di tengah eskalasi konflik Iran-Israel-AS. Serangan udara menargetkan kompleks kepemimpinan di Tehran, menewaskan Khamenei beserta beberapa pejabat tinggi dan anggota keluarga.

Iran merespons dengan serangan balasan drone dan rudal ke Israel serta basis AS, sementara dewan transisi sementara (Presiden Masoud Pezeshkian, Kepala Yudikatif, dan perwakilan Dewan Wali) memimpin selama transisi singkat.

Mojtaba Khamenei dipandang sebagai pilihan yang mempertahankan garis keras anti-Barat dan pro-IRGC, berbeda dengan opsi reformis atau militer murni.

Namun, penunjukan ini juga menuai kritik internal dari sebagian oposisi Iran yang melihatnya sebagai bentuk nepotisme di tengah krisis ekonomi dan sanksi yang semakin berat.

Masa berkabung nasional 40 hari masih berlangsung, dengan ribuan pendukung rezim berkumpul di Tehran.

Namun beberapa elite politik dunia khawatir kepemimpinan baru ini justru memperkuat faksi militer, meningkatkan risiko perang lebih luas di Timur Tengah.

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline20 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga38 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline57 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu