Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Persib Bandung Murka! Kecam Keras Aksi Kekerasan yang Ancam Pemain Muda EPA U-18

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|14:06 WIB
Bagikan:
Persib Bandung Murka! Kecam Keras Aksi Kekerasan yang Ancam Pemain Muda EPA U-18
Aksi Kekerasan yang Ancam Pemain Muda EPA U-18

PASUNDANEKSPRES.ID – Manajemen Persib Bandung mengecam keras tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan personel, ofisial, hingga para pemain muda Persib yang berlaga di Elite Pro Academy (EPA) U-18.

Aksi Kekerasan yang Ancam Pemain Muda EPA U-18

Sikap tegas tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Persib yang diunggah di media sosial. Dalam pernyataannya, manajemen Maung Bandung menegaskan bahwa tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan tindakan kekerasan, terlebih jika sampai membahayakan keselamatan para pemain muda.

Persib menilai para pemain EPA U-18 merupakan atlet yang sedang menjalani proses pembinaan untuk mempersiapkan masa depan mereka di dunia sepak bola. Karena itu, mereka berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, serta kesempatan untuk berkembang tanpa ancaman kekerasan.

“Sebagai atlet yang sedang menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan masa depan di dunia sepak bola, para pemain muda berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan kesempatan untuk berkembang tanpa ancaman kekerasan,” demikian pernyataan resmi Persib.

Manajemen Persib juga menegaskan bahwa setiap tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain harus ditindaklanjuti secara serius sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk keprihatinan sekaligus sikap tegas klub terhadap segala bentuk kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan pemain, khususnya para pesepak bola muda yang tengah meniti karier profesional.

Persib berharap lingkungan sepak bola dapat menjadi ruang yang aman bagi seluruh atlet untuk berlatih, bertanding, dan mengembangkan kemampuan mereka. Rivalitas dalam sepak bola, menurut pesan yang disampaikan klub, tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang mengancam keselamatan orang lain.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan pemain harus menjadi prioritas semua pihak, mulai dari klub, suporter, penyelenggara kompetisi, hingga aparat penegak hukum.

Sepak bola semestinya menjadi ajang menunjukkan kemampuan, sportivitas, dan kecintaan terhadap klub, bukan tempat terjadinya tindakan yang membahayakan keselamatan para pemain.

Berita Terbaru

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Nasional2 menit lalu
7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

Nasional22 menit lalu
Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Jawa Barat25 menit lalu
Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Nasional29 menit lalu
ADVERTISEMENT
IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

Nasional34 menit lalu
Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Nasional54 menit lalu
Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Nasional54 menit lalu
KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

Jawa Barat1 jam lalu
Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Nasional1 jam lalu
Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Purwakarta1 jam lalu