Persib Bandung Murka! Kecam Keras Aksi Kekerasan yang Ancam Pemain Muda EPA U-18

PASUNDANEKSPRES.ID – Manajemen Persib Bandung mengecam keras tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan personel, ofisial, hingga para pemain muda Persib yang berlaga di Elite Pro Academy (EPA) U-18.
Aksi Kekerasan yang Ancam Pemain Muda EPA U-18
Sikap tegas tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Persib yang diunggah di media sosial. Dalam pernyataannya, manajemen Maung Bandung menegaskan bahwa tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan tindakan kekerasan, terlebih jika sampai membahayakan keselamatan para pemain muda.
Persib menilai para pemain EPA U-18 merupakan atlet yang sedang menjalani proses pembinaan untuk mempersiapkan masa depan mereka di dunia sepak bola. Karena itu, mereka berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, serta kesempatan untuk berkembang tanpa ancaman kekerasan.
“Sebagai atlet yang sedang menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan masa depan di dunia sepak bola, para pemain muda berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan kesempatan untuk berkembang tanpa ancaman kekerasan,” demikian pernyataan resmi Persib.
Manajemen Persib juga menegaskan bahwa setiap tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain harus ditindaklanjuti secara serius sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk keprihatinan sekaligus sikap tegas klub terhadap segala bentuk kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan pemain, khususnya para pesepak bola muda yang tengah meniti karier profesional.
Persib berharap lingkungan sepak bola dapat menjadi ruang yang aman bagi seluruh atlet untuk berlatih, bertanding, dan mengembangkan kemampuan mereka. Rivalitas dalam sepak bola, menurut pesan yang disampaikan klub, tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang mengancam keselamatan orang lain.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan pemain harus menjadi prioritas semua pihak, mulai dari klub, suporter, penyelenggara kompetisi, hingga aparat penegak hukum.
Sepak bola semestinya menjadi ajang menunjukkan kemampuan, sportivitas, dan kecintaan terhadap klub, bukan tempat terjadinya tindakan yang membahayakan keselamatan para pemain.
