Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Presiden Prancis Pertimbangkan Pengakuan Negara Palestina pada Juni 2025, Dorong Pengakuan Timbal Balik terhadap Israel

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:58 WIB
Bagikan:
Presiden Prancis Pertimbangkan Pengakuan Negara Palestina pada Juni 2025, Dorong Pengakuan Timbal Balik terhadap Israel
Presiden Prancis Pertimbangkan Pengakuan Negara Palestina pada Juni 2025, Dorong Pengakuan Timbal Balik terhadap Israel (Image From: Swissinfo)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis tengah mempertimbangkan untuk secara resmi mengakui negara Palestina pada bulan Juni 2025.

Hal ini disampaikan Macron dalam sebuah wawancara eksklusif di televisi nasional France 5, Rabu (9/4), yang menandai potensi perubahan besar dalam arah kebijakan luar negeri negara tersebut terkait konflik Israel-Palestina.

Dorongan untuk Pengakuan Palestina

Dalam pernyataannya, Macron menegaskan bahwa keputusan ini tidak diambil untuk menyenangkan pihak mana pun, melainkan berdasarkan pertimbangan bahwa pada akhirnya, ini adalah langkah yang tepat secara moral dan diplomatik.

“Kita perlu bergerak menuju pengakuan (negara Palestina). Jadi dalam beberapa bulan ke depan, kita akan melakukannya. Saya tidak melakukannya untuk menyenangkan siapa pun. Saya akan melakukannya karena pada titik tertentu, itu adalah hal yang benar,” ungkap Macron, dikutip Reuters, Kamis (10/4). 

Jika terlaksana, langkah Prancis ini akan menjadikan negara tersebut sebagai kekuatan besar pertama di Eropa Barat yang secara resmi mengakui kedaulatan Palestina, setelah sebelumnya sebagian besar negara besar Barat seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Jepang menahan pengakuan resmi.

Mendorong Pengakuan Timbal Balik terhadap Israel

Menariknya, Macron tidak hanya berbicara tentang pengakuan terhadap Palestina. Ia juga menekankan pentingnya dorongan bagi negara-negara di Timur Tengah yang selama ini menolak untuk mengakui Israel agar mengambil langkah serupa secara timbal balik.

Tujuannya adalah menciptakan dinamika kolektif yang dapat membuka jalan menuju perdamaian yang lebih menyeluruh di kawasan.

Sejumlah negara besar di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Iran, Suriah, Irak, dan Yaman hingga saat ini belum mengakui keberadaan negara Israel.

Macron berharap, dengan langkah strategis yang akan diambil oleh Prancis, beberapa negara tersebut juga bisa terlibat dalam proses pengakuan timbal balik.

Konferensi Internasional di Juni 2025

Lebih lanjut, Macron menyebutkan rencana untuk menyelenggarakan sebuah konferensi internasional yang akan dipimpin bersama oleh Prancis dan Arab Saudi pada Juni 2025.

Konferensi tersebut bertujuan untuk mendorong gerakan diplomatik menuju pengakuan timbal balik antara Palestina dan Israel oleh negara-negara yang selama ini belum mengambil posisi resmi.

Konteks Global: Palestina dan Pengakuan Internasional

Meskipun Palestina telah diakui sebagai negara oleh hampir 150 negara di seluruh dunia, termasuk sebagian besar negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, pengakuan dari kekuatan besar Barat masih menjadi isu sensitif dalam diplomasi global.

Tanpa pengakuan dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, banyak kebijakan internasional terkait konflik Israel-Palestina tetap terhambat.

(ipa)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline9 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle10 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang11 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional13 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle14 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional15 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline15 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline17 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle18 jam lalu