Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ribuan Warga Jakbar Antre Reaktivasi BPJS PBI, Tindakan Medis Sempat Tertunda

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|14:38 WIB
Bagikan:
Ribuan Warga Jakbar Antre Reaktivasi BPJS PBI, Tindakan Medis Sempat Tertunda
Antrean warga Jakbar urus reaktivasi BPJS PBI di Sudin Sosial.

PASUNDANEKSPRES.ID - Ribuan warga memadati Kantor Suku Dinas Sosial (Sudin Sosial) Jakarta Barat untuk mengurus reaktivasi kepesertaan PBI JKN yang mendadak dinonaktifkan. Antrean sudah terlihat sejak pagi hari, dengan warga membawa berkas-berkas administrasi demi memastikan kembali bisa mengakses layanan kesehatan.

Mayoritas warga mengaku baru mengetahui status BPJS PBI mereka nonaktif saat hendak berobat atau memperpanjang rujukan di fasilitas kesehatan. Kondisi tersebut membuat sejumlah tindakan medis yang telah dijadwalkan terpaksa tertunda.

Salah satu warga menuturkan bahwa kepesertaan BPJS PBI milik mertuanya tiba-tiba tidak aktif ketika hendak menjalani prosedur laser mata.

Ia mengatakan, “Ini kan memang kita ee ngurusin buat bapak mertua saya ya, karena kan dia lagi proses ee buat laser mata. Nah, sebelumnya sih aman-aman aja ya, maksudnya enggak enggak kendala gitu kan. Pas kemarin kita mau melakukan laser ternyata nonaktif tiba-tiba. Jadi kan kita harus ngurusin ulang kan. Nah, kita udah coba tuh pertama ke kantor BPJS-nya dulu. Ternyata di sana harus yang bayar tuh yang mandiri dilariin ke Puskesmas. Dari Puskesmas itu dilarikan lagi ke Sudin.”

Proses berjenjang tersebut membuat warga harus bolak-balik dari kantor BPJS, Puskesmas, hingga Sudin Sosial. Di sisi lain, sebagian warga menilai pelayanan di Sudin Sosial cukup responsif, terutama untuk kasus yang bersifat mendesak.

Seorang warga lain mengungkapkan pengalamannya, “Untungnya kan saya bawa semua alat apa berkas-berkas. Jadi langsung saya kasih ke ini langsung diarahin ke langsung masuk datanya langsung masuk ke dalam langsung gercep langsung.”

Sudin Sosial Jakarta Barat mencatat lebih dari 99.000 data PBI JKN dinonaktifkan sejak 2 Februari lalu. Angka tersebut memicu lonjakan kedatangan warga yang ingin memastikan kembali hak layanan kesehatannya tetap berjalan.

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional34 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu