Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Swedia Dihadapkan dengan Tragedi Penembakan Massal di Pusat Pendidikan Dewasa Orebro, 11 Orang menjadi Korban!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:15 WIB
Bagikan:
Swedia Dihadapkan dengan Tragedi Penembakan Massal di Pusat Pendidikan Dewasa Orebro, 11 Orang menjadi Korban!
Swedia Dihadapkan dengan Tragedi Penembakan Massal di Pusat Pendidikan Dewasa Orebro, 11 Orang menjadi Korban! (Image From: Illustration/Pexels/cottonbro studio)

PASUNDAN EKSPRES - Swedia diguncang dengan tragedi penembakan massal di pusat endidikan dewasa Orebro. Penembakan tersebut menjadi yang terburuk dalam sejarah. 

Pelaku diduga adalah seorang pria bersenjata yang menembak mati 11 orang di sebuah pusat pendidikan dewasa di kota Orebro pada Selasa (4/2) waktu setempat.

Swedia Dihadapkan dengan Tragedi Penembakan Massal

Polisi setempat mengonfirmasi bahwa pelaku diyakini termasuk dalam korban tewas, sementara motif di balik serangan ini masih belum diketahui.

Dilansir dari Reuters, penembakan terjadi di Risbergska School, sebuah institusi pendidikan bagi orang dewasa yang tidak menyelesaikan pendidikan formal mereka atau gagal mendapatkan nilai yang cukup untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Sekolah ini terletak di kampus yang juga menaungi beberapa sekolah anak-anak.

Kepala kepolisian setempat, Roberto Eid Forest, dalam konferensi persnya menyatakan bahwa skala kejadian ini sangat besar, sehingga jumlah pasti korban masih dalam proses verifikasi.

"Kami tahu bahwa sekitar 10 orang telah tewas hari ini. Saat ini, kami masih menyelidiki dan mencari korban lain di lokasi kejadian," ujar Forest.

Beberapa jam kemudian, kepolisian memperbarui jumlah korban menjadi 11 orang tewas, sementara jumlah korban luka belum dapat dipastikan.

Polisi meyakini bahwa pelaku bertindak sendirian dalam serangan ini dan menyatakan bahwa tidak ada indikasi keterkaitan dengan aksi terorisme. Seusai serangan, polisi melakukan pencarian di beberapa alamat di Örebro.

Pada Selasa malam, sejumlah personel kepolisian dengan senjata lengkap masih terlihat berjaga di sebuah apartemen di pusat kota Örebro yang sebelumnya telah digeledah.

Seorang saksi mata yang merupakan seorang guru di sekolah tersebut menceritakan bagaimana insiden terjadi.

Menurut kesaksiannya, seseorang tiba-tiba membuka pintu kelas dan berteriak agar semua orang segera keluar. Menanggapi peringatan itu, ia segera mengarahkan 15 muridnya menuju lorong dan membawa mereka berlari menuju pintu keluar.

Saat hampir mencapai pintu sekolah, ia mendengar dua kali tembakan yang menggema di dalam gedung. Di tengah kekacauan, ia menyaksikan beberapa orang berusaha menyeret korban yang terluka keluar dari sekolah. Momen itu membuatnya menyadari betapa seriusnya situasi yang sedang terjadi.

Swedia telah lama bergulat dengan gelombang kekerasan senjata dan pemboman yang dipicu oleh kejahatan geng.

Negara ini memiliki tingkat pembunuhan dengan senjata api tertinggi di Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, serangan fatal di sekolah-sekolah Swedia masih tergolong jarang. Menurut Dewan Nasional Swedia untuk Pencegahan Kejahatan, hanya terdapat tujuh insiden kekerasan mematikan di sekolah dengan total 10 korban jiwa antara 2010 dan 2022.

Meskipun Swedia memiliki tingkat kepemilikan senjata yang tinggi dibandingkan dengan negara Eropa lainnya, sebagian besar terkait dengan aktivitas berburu.

Namun, peningkatan kejahatan geng telah memperlihatkan banyaknya senjata ilegal yang beredar di negara tersebut.

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline22 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle25 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu