Terbaru! Harga BBM Hari Ini 5 April 2026 Stabil, Pertalite dan BioSolar Tetap

PASUNDANEKSPRES.ID - Menutup pekan pertama di bulan April, harga bahan bakar minyak (BBM) pada Minggu, 5 April 2026, terpantau stabil tanpa perubahan signifikan. Berdasarkan pengumuman resmi dari Pertamina, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan BioSolar masih dipertahankan di level sebelumnya guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.
Sementara itu, untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite, harga tetap mengacu pada skema penyesuaian pasar yang telah ditetapkan sejak awal Kuartal II (Q2) 2026. Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat, terutama menjelang awal pekan dan aktivitas rutin.
Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan di akhir pekan, memantau harga BBM—khususnya Pertamax—menjadi langkah penting untuk mengatur anggaran bahan bakar. Persaingan harga di segmen RON 92 antara Pertamina, Shell plc, dan BP AKR juga terlihat semakin kompetitif dengan selisih harga yang relatif tipis.
Selain untuk kendaraan pribadi, informasi harga BBM juga menjadi acuan penting bagi sektor logistik dan transportasi umum. Penggunaan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi mesin—terutama nilai oktan—sangat dianjurkan untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal dan efisien.
Berikut rincian harga BBM di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat per Minggu, 5 April 2026:
Harga BBM Pertamina
- Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter (Tetap)
- BioSolar (Subsidi): Rp 6.800 per liter (Tetap)
- Pertamax (RON 92): Rp 13.500 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 14.750 per liter
- Dexlite: Rp 14.900 per liter
- Pertamina Dex: Rp 15.450 per liter
Harga BBM Shell
- Shell Super (RON 92): Rp 13.540 per liter
- Shell V-Power (RON 95): Rp 14.690 per liter
- Shell V-Power Diesel: Rp 15.320 per liter
- Shell V-Power Nitro+: Rp 14.980 per liter
Harga BBM BP AKR
- BP 92: Rp 13.450 per liter
- BP Ultimate: Rp 14.690 per liter
- BP Diesel: Rp 15.200 per liter
Dengan harga yang relatif stabil di akhir pekan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah merencanakan kebutuhan bahan bakar, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Pemerintah dan operator BBM juga terus memantau kondisi pasar global guna memastikan harga tetap terkendali.
