Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tiga Remaja di Tiongkok Ditahan Polisi karena Kematian Teman Sekelasnya, Diduga adanya Perundungan

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:54 WIB
Bagikan:
Tiga Remaja di Tiongkok Ditahan Polisi karena Kematian Teman Sekelasnya, Diduga adanya Perundungan
Tiga Remaja di Tiongkok Ditahan Polisi karena Kematian Teman Sekelasnya, Diduga adanya Perundungan (Image From: Ilustration/Pexels Mikhail Nilov)

PASUNDAN EKSPRES - Tiga remaja di Tiongkok ditahan polisi karena kematian teman satu kelasnya. Pihak berwenang di Kota Handan, Tingkok Utara, telah menangkap tiga remaja laki-laki atas kematian tragis seorang teman sekelas.

Ketiga remaja yang ditahan berusia di bawah 14 tahun. Sementara, korban merupakan anak laki-laki berusia 13 tahun. Jasad korban ditemukan terkubur di sebuah kebun sayur yang lama ditinggalkan. Ayah korban mengatakan bahwa anak laki-lakinya mengalami perundungan di sekolah. 

Tiga Remaja di Tiongkok Ditahan Polisi

Mengetahui hal itu, polisi menyelidiki kasus tersebut sebagai pembunuhan yang disengaja. 

Menurut hukum Tiongkok, pelaku kejahatan yang berusia di atas 12 tahun tetapi di bawah 14 tahun hanya dapat diadili atas tuntutan pidana jika disetujui oleh Kejaksaan Agung, jaksa penuntut umum tertinggi di negara tersebut. 

Korban dan teman-teman sekelasnya merupakan seorang "anak-anak yang tertinggal", istilah tersebut menggambarkan anak-anak di Tiongkok yang tinggal bersama kakek-nenek mereka di daerah pedesaan, sementara orang tua mereka bekerja di kota.

BACA JUGA:Seperti Apa Profil Rose Hanbury yang Diduga Punya "affair" dengan Pangean William?

BACA JUGA:Menurut Pengamat, Bencana Kekurangan Pangan di Gaza akan Menjadi Kematian Massal

Kasus tersebut telah menjadi pusat perhatian di media sosial Weibo dan Douyin. Banyak yang berpendapat bahwa para tersangka harus mendapatkan hukuman setimpal, meskipun mereka berusia muda. 

Dilansir BBC News, Selasa, (19/3/2024), menurut ayah korban yang mengungkapkan melalui video di Douyin, korban hilang pada sore hari tanggal 10 Maret. Pemerintah setempat mengatakan bahwa kemungkinan besar anak tersebut meninggal pada hari yang sama.

Zang Fanqing yang merupakan pengacara keluarga mengatakan bahwa anak tersebut telah diintimidasi oleh ketiga teman sekelaskan dalam waktu yang lama. 

Ketika diinterogasi oleh pihak berwenang, ketiga remaja itu akhirnya mengarahkan polisi ke tempat jasad anak tersebut dikuburkan, meskipun pada awalnya mereka membantah mengetahui lokasinya.

Sampai hari ini, polisi masih berusaha melakukan penyelidikan terkait motif pembunuhan tersebut. 

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline20 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle23 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu