Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ukraina Bunuh 65 Tentara di Pesawat Rusia Dengan Kejam

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|11:30 WIB
Bagikan:
Ukraina Bunuh 65 Tentara di Pesawat Rusia Dengan Kejam
Ukraina Bunuh 65 Tentara di Pesawat Rusia dengan kejam tanpa ampun, para tentara tersebut merupakan tawanan perang. (Dok istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Ukraina Bunuh 65 Tentara di Pesawat Rusia dengan kejam tanpa ampun, para tentara tersebut merupakan tawanan perang. 

Pesawat angkut militer II-76 ditembak jauh yang berada di Wilayah Belgorod Rusia pada Rabu pagi. 

Dalam pesawat tersebut terdapat 65 tentara, 6 awak kapal dan tiga tentara rusia tewas. Pesawat tersebut ditembak jatuh oleh rudal anti-pesawat oleh pasukan Ukraina. 

Para tawanan tersebut diangkut ke KOta Belgorod untuk ditukar dengan prajurit Rusia yang telah ditawan oleh Ukraina. 

Dari Sumber Radio France yang kami dapatkan telah memberikan informai mengenai penerbangan yang akan datang. 

Laporan tersebut rupanya mendukung pernyataan sebelumnya dari anggota parlemen senior bahwa rudal pertahanan udara Patriot atau mungkin Iris-T digunakan untuk menjatuhkan pesawat tersebut. 

BACA JUGA:Gempa M 5,9 Guncang China, 111 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Luka-Luka

Kementrian Pertahanan Rusia telah mengatakan bahwa rudal diluncurkan dari pinggirn Kota Liptsy di Kharkiv, sekitar 100 km dari lokasi jatuhnya pesawat. 

Semua menyerang pesawat tersebut di titik yang sama. 

Pada hari Rabu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengakui secara resmi bahwa mereka secara rutin menggunakan sistem rudal seperti itu untuk mengarahkan target penerbangan militer Rusia di wilayah tersebut.

Meskipun mereka tidak secara eksplisit mengakui bahwa sistem Patriot menembak jatuh pesawat Il-76.

Hingga saat ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky belum mengakui bahwa pasukan Ukraina bertanggung jawab atas kejadian jatuhnya pesawat Il-76 Rusia.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan, badan tersebut mengklaim bahwa mereka tidak diberi tahu tentang kewajiban untuk menjaga keamanan wilayah udara di perbatasan dan tidak mengetahui bagaimana tahanan akan diangkut. 

BACA JUGA:Australia Dilanda Badai Ekstrem, Tewaskan 9 Orang Korban

Pihak Gedung Putih belum memberikan komentar terkait dugaan penggunaan sistem rudal Patriot dalam insiden tersebut. 

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional, John Kirby, menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak dapat mengonfirmasi laporan apapun mengenai serangan tersebut dan sedang berupaya untuk memperoleh kejelasan dan informasi lebih lanjut tentang kejadian tersebut. 

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu untuk membahas insiden tersebut. 

Namun, Prancis, yang saat ini memimpin dewan tersebut, menolak permintaan Rusia dan mengadakan pertemuan pada Kamis sore.

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle38 menit lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline11 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle12 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional14 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional15 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle16 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional17 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline19 jam lalu