Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Update Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Suami Arya Iwantoro Terancam Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp7,7 Miliar!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|08:55 WIB
Bagikan:
Update Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Suami Arya Iwantoro Terancam Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp7,7 Miliar!
Update Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Suami Arya Iwantoro Terancam Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp7,7 Miliar!

PASUNDAN EKSPRES.ID – Kontroversi alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas (DS) memasuki babak baru dengan sorotan tajam pada suaminya, Arya Pamungkas Iwantoro.

Sebuah laporan video pendek viral menyoroti potensi pengembalian dana beasiswa fantastis mencapai Rp7,7 miliar untuk studi S2 dan S3 Arya di Universitas Utrecht, Belanda, karena dugaan belum memenuhi kewajiban pengabdian pasca-lulus (aturan 2N+1 tahun di Indonesia).

Video berjudul "Bikin Kaget! Suami Dwi Sasetyaningtyas Terancam Kembalikan Beasiswa LPDP Rp7,7 Miliar", seperti dikutip iNews 26/02, menjelaskan bahwa polemik bermula dari unggahan Dwi yang menyatakan “Cukup aku aja yang WNI, anakku jangan” sambil memamerkan status British Citizen anak keduanya.

Hal ini memicu kemarahan publik, teguran dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan respons resmi LPDP.

Menkeu Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa (23/2/2026) mengonfirmasi komunikasi dengan Dirut LPDP dan Arya, di mana Arya menyatakan kesediaan mengembalikan dana beserta bunga.

Namun, estimasi nilai bervariasi antar sumber, beberapa media menyebut sekitar Rp2–2,5 miliar (untuk biaya kuliah, hidup, tunjangan, dll.), sementara laporan terbaru menaikkan angka hingga Rp7,7 miliar termasuk komponen lengkap studi doktoral dan akumulasi bunga.

LPDP masih melakukan perhitungan resmi.

LPDP telah memanggil Arya untuk klarifikasi status pengabdiannya.

Dirut LPDP mengungkap data lebih luas: dari penelusuran >600 awardee, ada 44 orang mangkir/tidak kembali ke Indonesia, 8 orang sudah disanksi pengembalian dana, dan 36 lainnya dalam proses.

Kasus ini disebut membuka “borok” pengawasan alumni LPDP.

Dwi sendiri telah menyelesaikan kewajiban pasca-S2 (lulus 2017 dari Delft University of Technology) dan tidak lagi terikat kontrak.

Ia membantah tudingan kabur atau menghina negara, menegaskan masih bayar pajak di Indonesia, dan menyebut kritik sebagai “fitnah tanpa bukti”.

Dwi sempat meminta maaf terbuka atas unggahan yang lahir dari “kecewa dan frustrasi pribadi”.

Purbaya menegaskan ancaman blacklist permanen bagi yang bersangkutan, mencegah mereka bekerja di instansi pemerintah.

Ia menekankan dana LPDP dari pajak rakyat dan utang negara, sehingga sikap tidak patriotik tidak dapat ditolerir.

Beberapa pejabat seperti Wamen Stella dan Komisi X DPR ikut menyoroti perlunya evaluasi seleksi dan pengawasan awardee.

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle35 menit lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline11 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle12 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional14 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional15 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle16 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional17 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline19 jam lalu