Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan Katakan Beri Efek Jera bagi Pengedar Obat Ilegal

H
HubaEditor: Huba
|08:23 WIB
Bagikan:
Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan Katakan Beri Efek Jera bagi Pengedar Obat Ilegal
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES TEGAS: Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan menjadi narasumber pada talk show OPSI dengan tema "Berantas Peredaran Obat-obatan Ilegal".

KOTA BANDUNG-Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mengatakan, perlu adanya edukasi kepada masyarakat terkait obat-obatan ilegal. Mengingat peredaran obat ilegal mulai marak di Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Tedy pada talk show OPSI dengan tema "Berantas Peredaran Obat-obatan Ilegal", di Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Menurut Tedy, edukasi terkait obat-obatan terlarang perlu dilakukan oleh Dinas Kesehatan maupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Mengingat obat-obatan yang belum teruji tersebut bisa membahayakan masyarakat.

"Ini perlu edukasi kepada masyarakat, karena peredaran obat-obatan ilegal ini membahayakan dan mengancam kesehatan masyarakat," kata Tedy melalui rilisnya, Rabu (19/6).

Lebih jauh, dirinya mendukung upaya penertiban obat-obatan ilegal yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bandung. Upaya tersebut bisa memberikan efek jera bagi pelaku peredaran obat-obatan ilegal.

Tedy menerangkan, untuk memperoleh obat-obatan ilegal saat ini tidak sulit. Bahkan dapat diperoleh dari warung-warung yang ada di sekitar masyarakat.

Oleh karena itu, lanjutnya, DPRD mendorong agar Satpol PP agar terus melakukan penyisiran untuk mengurangi peredaran obat-obatan ilegal. Termasuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum atau kepolisian.

"Kekhawatirannya karena obat-obatan ini menyangkut jiwa, dan belum ada izin serta obatnya sendiri belum teruji. Maka perlu adanya shock therapy bagi para pelaku peredaran obat-obatan terlarang," ujarnya.

Tedy juga berharap masyarakat agar melaporkan atau memviralkan jika menemukan adanya peredaran obat-obatan ilegal. Sehingga peredaran obat-obatan tersebut, dapat terkendali di masyarakat.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, pihaknya melakukan penertiban berdasarkan laporan dari masyarakat. Terutama yang tidak tertib izin atau ilegal.

"Karena peredaran obat-obatan ilegal ini, mengganggu ketertiban dan membuat keresahan di masyarakat. Sehingga kami melakukan penertiban," ucapnya.(adv/add/ysp)

Berita Terbaru

Penyaluran Bansos Bisa Diambil di Kopdes Merah Putih, Ini Skemanya

Penyaluran Bansos Bisa Diambil di Kopdes Merah Putih, Ini Skemanya

Nasional3 menit lalu
Daftar Film Indonesia yang Tayang di Netflix Oktober 2026, Ada Jangan Buang Ibu

Daftar Film Indonesia yang Tayang di Netflix Oktober 2026, Ada Jangan Buang Ibu

Headline1 jam lalu
Kangen Band Guncang Alun-Alun Subang, Penonton Nikmati Hiburan Musik Gratis

Kangen Band Guncang Alun-Alun Subang, Penonton Nikmati Hiburan Musik Gratis

Headline4 jam lalu
Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Headline12 jam lalu
ADVERTISEMENT
10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

Headline13 jam lalu
Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional14 jam lalu
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang15 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle16 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional16 jam lalu
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga17 jam lalu