Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemda Subang Dengarkan Masukan Tenaga Pelaksana Gizi Puskesmas untuk Tangani Stunting

H
HubaEditor: Yusup Suparman
|08:00 WIB
Bagikan:
Pemda Subang Dengarkan Masukan Tenaga Pelaksana Gizi Puskesmas untuk Tangani Stunting
RAPAT KOORDINASI: Peserta rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan tenaga pelaksana gizi (TPG) di 40 puskesmas. ZAENAL ABIDIN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pemda melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (DP4D) Kabupaten Subang menginisiasi rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan tenaga pelaksana gizi (TPG) di 40 puskesmas. 

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Subang tahun 2024, yang dilaksanakan di aula BP4D kabupaten subang, Selasa (14/5). Kegiatan penurunan angka stunting dihadiri perwakilan 40 puskesmas yang ada di Kabupaten Subang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Nunung Suryani menyampaikan, tujuan rapat ini ingin mendapatkan masukan dari TPG yang ada di puskesmas tentang penyebab kasus stunting.

"Tindak lanjut ke depannya akan menentukan program intervensi yang tentunya lebih tepat sasaran untuk percepatan penurunan angka stunting, berdasarkan masukan-masukan yang diberikan oleh TPG di puskesmas," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres. 

Upaya-upaya sudah banyak dilakukan yakni intervensi sensitif maupun intervensi spesifik. Intervensi spesifik sudah banyak dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan memberikan makanan tambahan dan lain-lain. 

"Namun untuk intervensi sensitif ini dilakukan oleh beberapa perangkat daerah yang terkait," jelasnya.

Ia mengatakan, melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang akan dilaksanakan nanti berdasarkan surat perintah dari Pj Bupati Subang, harapannya  bisa menggerakkan seluruh stakeholder. Baik dari perangkat daerah, perusahaan, lembaga masyarakat, hingga lembaga pendidikan untuk bersama-sama berpartisipasi dalam upaya penurunan stunting yang ada di kabupaten subang. 

Selain itu, berdasarkan data elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) yang dikelola oleh pengurus puskesmas preferensi angka stunting di Subang berada di angka 1,58 persen dengan angka 1502 anak. 

"Tentunya penurunan angka stunting ini perlu kerja sama seluruh pihak termasuk masyarakat sendiri, karna stunting ini ada penyebab faktor dari hulu yang bisa menyebabkan lahirnya anak stunting," ucapnya. 

Dia menambahkan, untuk mencegah angka stunting harus dipastikan remaja putri sebelum menikah harus sehat dan memiliki kebiasaan hidup sehat. Kemudian  tidak menikah di bawah umur. Ketiga memelihara kehamilan, ketika sudah menikah harus secara rutin memeriksa kepada tenaga kesehatan.(znl/ysp)

 

Berita Terbaru

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional32 menit lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional1 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle2 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Nasional3 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Subang5 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle6 jam lalu
Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle8 jam lalu
BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

Nasional9 jam lalu
Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Lifestyle10 jam lalu