Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengamat Sebut Wajar Politisi Manfaatkan Isu Pemekaran Subang Utara Jelang Pilkada

H
HubaEditor: Huba
|08:06 WIB
Bagikan:
Pengamat Sebut Wajar Politisi Manfaatkan Isu Pemekaran Subang Utara Jelang Pilkada
PEMEKARAN WILAYAH: Pengamat politik Subang, Asep Awaludin menilai wajar politisi memanfaatkan isu pemekaran Subang Utara untuk meraih simpati pemilih. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Isu pemekaran Subang Utara semakin hangat diperbincangkan, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Subang. Isu ini kerap kali dimanfaatkan oleh para politisi sebagai alat untuk meraih dukungan masyarakat. 

Pengamat Politik Subang, Asep Awaludin menyatakan, bahwa fenomena ini adalah hal yang wajar. Menurutnya, politisi sering kali menggunakan isu pemekaran wilayah sebagai salah satu program konkret yang dijanjikan kepada pemilih.

“Setidaknya hal ini menjadi program yang konkret untuk diperjuangkan. Karena secara prinsip, pemekaran wilayah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pemerintah ke masyarakat di Subang Utara,” ujarnya.

Menurutnya, pemekaran akan menjadi relevan jika para calon bupati dan wakil bupati memiliki kemauan politik (political will) yang kuat untuk mengawal dan merealisasikan janji tersebut.

“Walaupun, di satu sisi itu bentuk dari ketidakmampuan pemerintah induk untuk meningkatkan pemerataan pembangunan, sehingga merelakan sebagian wilayahnya dilepas,” tambahnya.

Meski demikian, Asep mengingatkan bahwa dukungan terhadap pemekaran Subang Utara harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat dari masyarakat. Jika kepala daerah yang terpilih ingkar janji, maka kontrol sosial dari masyarakat sangat diperlukan.

“Pressure group dan media pasti akan memberikan hukuman dari masyarakat bila kepala daerah ingkar janji,” tuturnya.

Dia menyebut, isu pemekaran Subang Utara ini bukan hanya menjadi bahan perdebatan politik, tetapi juga mencerminkan harapan masyarakat Subang Utara untuk mendapatkan layanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang lebih merata. 

“Harapannya, siapa pun yang terpilih sebagai kepala daerah nantinya dapat memenuhi janji-janji politik mereka dan benar-benar memperjuangkan pemekaran wilayah demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang40 menit lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle52 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat5 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu