Achmad Jufriyanto Jadi Player Coach Persib, Peran Ganda Jupe Dongkrak Motivasi Pemain Muda

PASUNDANEKSPRES.ID - Bek senior Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, kini memikul tanggung jawab baru di dalam tim. Tak hanya sebagai pemain, sosok yang akrab disapa Jupe itu juga dipercaya menjalankan peran sebagai player coach atau asisten pelatih pemain.
Kepercayaan tersebut diberikan langsung oleh pelatih kepala Bojan Hodak, yang menilai kemampuan kepemimpinan Jupe di lapangan sangat membantu dalam membimbing rekan-rekannya, terutama para pemain muda.
Dalam beberapa sesi latihan, Jupe terlihat aktif memimpin dan memberikan instruksi kepada pemain lain. Ia bahkan kerap turun langsung mengarahkan para pemain muda seperti Dion Markx, Kevin Pasha, Nazriel Alfaro, Zulkifli Lukmansyah, hingga Robi Darwis.
Jupe mengungkapkan, peran barunya tersebut memang sudah menjadi bagian dari tugas yang diberikan oleh tim pelatih.
“Instruksi itu, jadi memang sebenarnya ada beberapa latihan kadang itu saya juga pegang. Jadi memang ya dalam status, saya juga kan sebagai asisten (pelatih) gitu,” ujar Jupe di Bandung, Minggu (29/3/2026).
Pemain yang telah mengantongi lisensi B AFC ini menilai, tanggung jawab sebagai player coach justru membantu meningkatkan kapasitasnya dalam hal kepelatihan, sekaligus memperdalam pemahaman dalam mengembangkan kemampuan individu pemain.
“Jadi memang sudah (menjadi) kewajiban saya. Kedua juga kewajiban saya untuk melatih kemampuan untuk melatih,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jupe mengaku tidak mengalami kesulitan berarti dalam membimbing para pemain muda. Menurutnya, mereka memiliki semangat kerja tinggi serta motivasi besar untuk berkembang.
Motivasi tersebut juga dipengaruhi oleh kehadiran sejumlah pemain bintang di skuad Persib, seperti Thom Haye, Sergio Castel, Federico Barba, hingga eks pemain Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa.
Kehadiran para pemain berlevel tinggi itu disebut Jupe menjadi pemicu tambahan bagi para pemain muda untuk bekerja lebih keras demi menembus skuad utama.
“Mereka sangat termotivasi dengan adanya beberapa pemain yang ada di kita, seperti Thom (Haye), Eli (Eliano Reijnders), pemain asing yang ada sekarang. Jadi rasanya keberadaan mereka menjadi motivasi lebih,” jelas Jupe.
Ia menegaskan, para pemain muda dituntut untuk mampu menyamai level pemain asing maupun naturalisasi agar bisa bersaing di tim utama.
“Artinya, level mereka harus bisa menyamai pemain-pemain asing dan pemain naturalisasi yang ada di sini. Itu akhirnya bisa meningkatkan kemampuan mereka,” pungkasnya.
