Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hasil Drawing Olimpiade Paris 2024 Rugikan Jonatan Christie, PBSI Ajukan Protes ke BWF

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:51 WIB
Bagikan:
Hasil Drawing Olimpiade Paris 2024 Rugikan Jonatan Christie, PBSI Ajukan Protes ke BWF
Jonatan Christie. (Foto: laman resmi PBSI)

PASUNDAN EKSPRES - PBSI melayangkan protes kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) terkait hasil drawing tunggal putra dalam fase grup Olimpiade Paris 2024 yang dianggap merugikan Jonatan Christie.

Hal ini disampaikan melalui akun Instagram resmi PBSI, @badminton.ina pada Rabu (17/7).

"PBSI, melalui Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto, telah mengajukan protes resmi kepada BWF soal ketidakadilan yang diterima Jonatan Christie pada fase grup Olimpiade Paris 2024," tulis PBSI dalam pernyataan resminya, dikutip Jumat (19/7).

Dalam pernyataan resminya, PBSI menjelaskan bahwa Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie sebagai unggulan ketiga tidak mendapatkan keuntungan dalam hasil drawing fase grup Olimpiade Paris 2024.

Mereka juga membandingkan dengan Anders Antonsen sebagai unggulan keempat dan posisi seeded 3 dan 4 ditempatkan sejajar, namun Antonsen malah mendapat keuntungan dibandingkan Jojo.

Tidak hanya itu, Grup L yang ditempati Jonatan Christie berisi empat pemain, termasuk dirinya. Sedangkan Antonsen yang berada di Grup E hanya berisi tiga pemain.

"Jonatan yang bakal berlaga di Grup L harus bermain tiga kali di fase grup dan tidak mendapatkan bye pada babak 16 besar. Sedangkan Antonsen yang bakal berlaga di Grup E hanya bermain dua kali di fase grup dan mendapatkan bye hingga langsung bermain di perempat final," papar PBSI.

Hal ini membuat Jojo harus bertanding sebanyak 7 kali jika sampai ke babak final sementara Antonsen hanya 5 kali.

Atas kondisi tersebut, PBSI mengajukan protes kepada BWF mengenai kerugian Jonatan Christie terhadap hasil drawing fase grup Olimpiade Paris 2024.

Adapun PBSI meminta agar BWF mengatur jadwal pertandingan yang pas supaya waktu antarpertandingan yang harus dilalui Jojo tidak terlalu padat.

Selain itu, PBSI juga menyarankan supaya penggunaan sistem pertandingan yang tidak adil seperti ini tidak dipakai lagi pada turnamen-turnamen selanjutnya.

Menindaklanjuti hal ini, BWF telah memberikan jawaban atas protes yang dilakukan PBSI.

"Dalam surat elektronik yang diterima PBSI, BWF telah memberikan jawaban bahwa kondisi yang tidak menguntungkan Jojo ini merupakan hasil drawing," tulis BWF dalam penyataan tertulis resmi PBSI.

"Tapi mereka berjanji akan melakukan evaluasi soal drawing ini. BWF juga berjanji untuk mengatur jadwal yang pas antarpertandingan. Hal ini agar para pemain di Grup L mendapatkan istirahat yang cukup," tandasnya. (inm)

Berita Terbaru

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline7 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle10 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta15 jam lalu