Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jeka Saragih, Membantu Perkembangan MMA di Indonesia Lewat Aksi Nyata

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|10:43 WIB
Bagikan:
Jeka Saragih, Membantu Perkembangan MMA di Indonesia Lewat Aksi Nyata
Jagoan UFC asal Indonesia, Jeka Saragih Sumber foto (MOLA TV)

PASUNDAN EKSPRES - Jeka Saragih, petarung UFC asal Indonesia, tidak hanya meminta perhatian dari pemerintah untuk pengembangan Mixed Martial Arts (MMA) di Tanah Air, tetapi juga telah melakukan berbagai upaya nyata untuk mendukung olahraga ini. Untuk kedua kalinya, Jeka berperan sebagai mentor bagi penggemar dan pegiat MMA dalam acara Mola Warrior Workout yang digelar di Beat Up Training Camp, Senayan, pada Minggu (1/9/2024).

Acara ini, yang merupakan sesi latihan bersama Jeka Saragih, disambut dengan antusias oleh banyak pencinta MMA. Tidak hanya peserta umum, acara ini juga dihadiri oleh aktor sekaligus atlet Brazilian jiu-jitsu, Daffa Wardhana, yang tampak antusias mengikuti instruksi dari Jeka.

“Acara yang sangat bagus,” kata Jeka Saragih, petarung UFC asal Simalungun, Sumatera Utara. “Semua peserta mengikuti semua instruksi yang saya berikan. Semua senang menjalani apa yang kami lakukan tadi,” tambahnya. 

Mola Warrior Workout merupakan salah satu langkah Jeka dalam mendukung perkembangan MMA di Indonesia. Melalui acara ini, Jeka berharap bisa memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan minat dan bakat para penggemar MMA di Indonesia.

Namun, kontribusi Jeka tidak berhenti di situ. Sebagai atlet UFC berusia 29 tahun, ia telah melakukan banyak hal lebih dari sekadar latihan bersama. Jeka telah membangun sarana latihan MMA di kampung halamannya di Simalungun, yang dimulai sejak tahun 2019. Ia tidak hanya fokus pada karir pribadinya di UFC, tetapi juga ingin memajukan komunitas MMA di Indonesia dengan menyediakan fasilitas latihan yang memadai.

"Saat ini saya sudah mendirikan empat tempat latihan. Namanya PSSC, Patunggung Simalungun Siantar Club," ujar Jeka. "Itu sudah saya buat menjadi yayasan. Tujuannya untuk membina atlet-atlet yang tidak punya dana," tambahnya. Jeka menegaskan bahwa tempat latihan tersebut disediakan gratis untuk para pemuda di kampung halamannya yang ingin berprestasi di MMA, sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat dan olahraga MMA di Indonesia.

"Saya tidak hanya meminta pemerintah untuk memberikan perhatian, tetapi saya sudah berbuat sesuatu. Saya sudah bangun tempat latihan di kampung saya. Saya buat itu gratis buat adik-adik yang mau berprestasi," ungkapnya dengan tegas. 

Sebelumnya, Jeka juga telah menyuarakan harapannya agar pemerintah Indonesia memberikan perhatian lebih kepada atlet-atlet MMA. Menurutnya, olahraga ini memiliki potensi besar untuk berkembang dan mendapatkan perhatian yang lebih luas di Indonesia, seiring dengan popularitasnya di kancah internasional.

"Pemerintah harus menerima kehadiran bela diri ini," ujar Jeka. "Kalau bisa lebih dikasih wadah. Kita lihat saja perkembangan MMA di dunia yang begitu pesat. Di UFC misalnya, satu ajang UFC saja sudah ditonton jutaan orang."

Jeka juga mengungkapkan harapannya agar pemerintah Indonesia tidak hanya berdiam diri, tetapi juga aktif mendukung perkembangan MMA di Tanah Air. "Kenapa kita diam-diam saja? Kita juga harus ikut ambil bagian," tegas Jeka. Ia menekankan bahwa pemerintah seharusnya mendukung petarung-petarung MMA di Indonesia dengan memberikan sarana dan prasarana yang memadai, sehingga para atlet bisa berlatih dengan baik dan bersaing di kancah dunia.

"Harapan saya, seharusnya pemerintah itu mendukung petarung-petarung MMA di Indonesia. Berilah mereka sarana dan prasarana supaya bisa berlatih dengan bagus dan nantinya bisa bersaing di kancah dunia," pungkas Jeka Saragih.

Dengan dedikasi dan upayanya yang nyata, Jeka Saragih tidak hanya menjadi inspirasi bagi para atlet MMA di Indonesia, tetapi juga membuktikan bahwa pengembangan olahraga tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah semata, melainkan juga pada inisiatif dan tindakan nyata dari para pelaku di dalamnya.

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle2 menit lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline11 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle12 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional14 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional15 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle16 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional17 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline19 jam lalu