Regulasi Baru Musim 2026 IBL: Format Home-Away Tetap, Aturan Pemain dan Salary Cap Diperbarui

PASUNDANEKSPRES.ID - Regulasi Baru Musim 2026 IBL ini perlu kamu ketahui, jika kamu memang suka nonton IBL.
Indonesian Basketball League (IBL) resmi mengumumkan sejumlah regulasi baru yang akan diterapkan pada musim kompetisi 2026.
Melalui pengumuman di laman resmi liga pada 10 Oktober 2025, IBL menegaskan bahwa format home-away akan tetap digunakan, sementara aturan pemain dan sistem keuangan klub mengalami pembaruan signifikan untuk meningkatkan profesionalisme kompetisi.
Format Home-Away Tetap Dipertahankan
IBL memastikan sistem home-away tetap menjadi format utama di musim mendatang.
Setiap tim akan bergantian menjadi tuan rumah dan tamu sepanjang musim reguler.
Keputusan ini diambil untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan memperkuat basis penggemar di berbagai kota.
Namun, keputusan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan penggemar.
Sejumlah pendukung menilai format ini mempertahankan atmosfer kompetitif, sementara sebagian lainnya menilai jadwal tandang yang padat berpotensi membebani klub secara finansial.
Sementara itu, fase semifinal dan final akan kembali menggunakan format best of five (H-H-A-A-H). Tim dengan peringkat lebih tinggi di musim reguler akan mendapatkan keuntungan bermain lebih banyak di kandang sendiri.
Jumlah Peserta Berkurang
IBL juga mengonfirmasi bahwa jumlah peserta musim 2026 akan berkurang dibandingkan musim sebelumnya.
Beberapa klub memutuskan tidak melanjutkan partisipasi karena alasan finansial dan restrukturisasi internal, sehingga kini jumlah peserta menjadi 11 tim.
Aturan Pemain Diperbarui
Dalam regulasi terbaru, IBL menetapkan sejumlah perubahan penting terkait komposisi pemain:
-
Setiap klub boleh mendaftarkan 14 pemain lokal dan maksimal tiga pemain asing (termasuk pemain heritage atau naturalisasi).
-
Dua pemain asing dibatasi dengan tinggi maksimal 200 sentimeter, sementara satu pemain asing bebas tinggi badan.
-
Ketiga pemain asing diperbolehkan tampil bersamaan di lapangan.
-
Klub wajib memiliki minimal dua pemain U-23 dengan rata-rata waktu bermain minimal 5 menit per lagahingga akhir musim.
Diperkenalkan Salary Cap untuk Pemain Asing
Untuk menjaga keseimbangan keuangan antar klub, IBL memperkenalkan kebijakan salary cap bagi pemain asing, yakni maksimal USD 30.000 per bulan.
Langkah ini diambil agar tidak terjadi kesenjangan kualitas antar tim serta mendorong efisiensi dalam pengelolaan keuangan klub.
Dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi baru, IBL membentuk Governance & Compliance Board yang akan dipimpin oleh validator independen, David Crocker, mantan Managing Director FIBA.
Klub yang melanggar aturan berpotensi dikenai sanksi berupa denda, pengurangan subsidi, atau pemotongan poin.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan bahwa kebijakan baru ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kompetisi tanpa mengorbankan semangat sportivitas.
“Kami ingin menciptakan liga yang kompetitif dan sehat secara finansial. Salary cap bukan sekadar pembatas, tapi mekanisme agar semua tim memiliki peluang yang sama untuk berkembang,” ujar Junas.
Musim kompetisi IBL 2026 dijadwalkan bergulir mulai 10 Januari hingga Juni 2026.
Dengan format baru, jumlah peserta yang lebih ramping, serta sistem regulasi yang diperbarui, IBL berharap dapat menghadirkan liga yang lebih tertib, efisien, dan tetap menghibur bagi penggemar bola basket di seluruh Indonesia.
