DPR RI Wujudkan Komitmen Desa Mandiri Air Lewat Program DPSA di Purwakarta

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPR RI Komisi XII dari Dapil Jawa Barat VII, meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta, H. Jalal Abdul Nasir, meresmikan Program Desa Peduli Sumber Air (DPSA) di Desa Cikopo, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup RI, Rena, serta Ketua Tim Kerja DPSA, Tamrin, bersama pemerintah desa cikopo Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Haji Jalal menandatangani prasasti peresmian DPSA dan melakukan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya program konservasi sumber air di desa tersebut.
Program DPSA di Cikopo mencakup pembangunan Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH), Instalasi Sumur Resapan Air (ISRA), dan Pelindung Mata Air (PMA) dengan total bantuan sebesar Rp63.200.000.
"Air adalah sumber kehidupan. Tidak ada kehidupan tanpa air. Karena itu, perlindungan sumber air harus menjadi tanggung jawab bersama," kata Haji Jalal pada Pasundan Ekspres.
Ia menjelaskan bahwa DPR RI mendorong kebijakan perlindungan ekosistem perairan darat melalui tiga peran utama.
Ketiganya adalah, mendorong kebijakan berbasis konservasi, memastikan anggaran dan program tepat sasaran, serta mengawasi pelaksanaan di lapangan agar transparan dan melibatkan masyarakat.
Haji Jalal pun mengajak seluruh pihak menjadikan DPSA sebagai gerakan kolektif.
"Menjaga air bukan sekadar tugas teknis, tapi ibadah sosial. Air yang kita jaga hari ini adalah berkah untuk generasi mendatang," ujarnya.
Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Rena, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelestarian air.
"Program DPSA menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah, DPR, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air," ucap Rena.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja DPSA, Tamrin, menambahkan bahwa keberhasilan program di Cikopo tidak lepas dari partisipasi masyarakat.
"Warga Cikopo sangat aktif terlibat. Mereka bukan hanya penerima bantuan, tapi juga penjaga sumber air bagi desanya," katanya.(add/sep)
