Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fenomena Pengemis di Purwakarta Meningkat Jelang Ramadhan, Satpol PP Lakukan Pendataan

M
MaldiansyahEditor: Dede SM
|04:42 WIB
Bagikan:
Fenomena Pengemis di Purwakarta Meningkat Jelang Ramadhan, Satpol PP Lakukan Pendataan
Petugas Satpol PP melakukan patroli dan pendataan pengemis di wilayah Purwakarta menjelang Ramadhan.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Fenomena peningkatan jumlah pengemis menjelang Ramadhan terjadi di Kabupaten Purwakarta, dipicu faktor ekonomi dan harapan bantuan lebih besar dari masyarakat, sehingga pemerintah melalui Satpol PP melakukan pendataan dan patroli khusus guna mengantisipasi dampak sosial.

Ketua Silaturahmi Gabungan Asatidz Purwakarta (SIGAP), KH Asep, menilai lonjakan pengemis jelang bulan suci tidak terlepas dari kebutuhan ekonomi dan dorongan spiritual masyarakat yang meyakini pahala berlipat saat Ramadhan.

“Banyak yang ingin memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, sandang, serta persiapan buka puasa. Di sisi lain, ada keyakinan bahwa sedekah di bulan Ramadhan pahalanya berlipat,” ujar KH Asep kepada Pasundan Ekspres.

Menurutnya, meningkatnya kesadaran sosial masyarakat untuk berbagi juga menjadi faktor pendorong. Sebagian pengemis memanfaatkan momentum tersebut untuk memperoleh bantuan lebih banyak.

KH Asep menambahkan, secara positif fenomena ini dapat meningkatkan kepedulian sosial. Namun, di sisi lain terdapat potensi munculnya pengemis profesional yang memanfaatkan kebaikan masyarakat.

“Mudah saja menanggulanginya jika penanganan dilakukan secara profesional. Lembaga sosial dan pemerintah bisa menyalurkan bantuan beras, sembako, atau uang tunai secara tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purwakarta, Aulia Pamungkas, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan serta patroli rutin untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengemis.

“Kami melakukan pendataan dan patroli khusus. Fenomena ini rutin terjadi pada waktu tertentu dan kami anggap sebagai kebiasaan negatif. Namun, selama mereka bersikap tertib, masih kami lakukan pembinaan secara persuasif,” ujar Aulia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah pengemis di Purwakarta diklaim mencapai lebih dari 300 orang dan diduga sebagian berasal dari luar daerah.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran serta meminimalkan potensi penyalahgunaan.(mas/ded)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional46 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga2 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu