Gagal Atraksi, Peserta Pawai Obor Alami Luka Bakar

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepanikan terjadi pada saat pawai obor dalam rangka Hari Jadi Purwakarta 2026 setelah seorang peserta mengalami luka bakar usai gagal melakukan atraksi sembur api, Senin (15/6/2026) malam. Insiden itu terekam dalam video amatir yang kemudian beredar luas di media sosial dan menarik perhatian masyarakat.
Awalnya, tampak rombongan membawa papan identitas Kelurahan Ciseureuh dan Kelurahan Nagri Tengah. Di depan rombongan itu, salah seorang peserta memperagakan atraksi sembur api dengan menyemburkan cairan yang mudah terbakar (seperti minyak tanah) dari mulut ke arah obor.
Menjadi Perhatian Warga Yang Menyaksikan Pawai Obor
Kobaran api besar pun muncul dan sempat menjadi perhatian warga yang menyaksikan pawai obor. Akan tetapi, beberapa detik kemudian, api malah berbalik menyambar wajah korban.
Hal ini diduga karena cairan yang mudah terbakar itu masih tersisa di mulut korban dan ikut terbakar. Tak ayal, kobaran api dengan cepat membakar bagian kepala dan wajah korban, kepanikan pun terjadi.
Sejumlah peserta yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan. Mereka berusaha memadamkan api menggunakan pakaian dan alat seadanya agar kobaran tidak semakin membesar.
Korban diketahui bernama Wawan, Ketua RT 40 RW 07, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.
Dikonfirmasi terkait insiden itu, Lurah Nagri Tengah, Engkun Kuntadi, membenarkannya. Menurutnya, korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Bayu Asih Purwakarta.
"Alhamdulillah semalam juga sudah ditangani di RSUD Bayu Asih," kata Engkun kepada wartawan Pasundan Ekspres, Selasa (16/6/2026).
Hingga kini belum diketahui secara pasti tingkat luka bakar yang dialami korban maupun penyebab pasti insiden tersebut. Belum ada pula keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun panitia penyelenggara terkait kronologi lengkap kejadian.(add/sep)
