Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kades Campakasari Dorong Seni Lokal Purwakarta, Warisan Leluhur Mengandung Nilai Kehidupan

M
MaldiansyahEditor: Dede
|21:00 WIB
Bagikan:
Kades Campakasari Dorong Seni Lokal Purwakarta, Warisan Leluhur Mengandung Nilai Kehidupan
Warga menghadiri musyawarah di Balai Desa Campakasari, Senin (15/12/2025).(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Desa Campakasari, Kabupaten Purwakarta, Adji Darmadji, menegaskan komitmennya mendukung pelestarian seni tari dan budaya lokal sebagai identitas masyarakat desa.

Adji menilai seni tari tradisional seperti Jaipongan dan Lengser bukan sekadar hiburan, melainkan warisan leluhur yang mengandung nilai kehidupan, keagamaan, dan kearifan lokal.

“Kita tidak boleh membiarkan budaya yang diwariskan nenek moyang hilang. Seni tari memiliki makna mendalam tentang kehidupan masyarakat yang harus dijaga,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Desa Campakasari menyiapkan sejumlah program pengembangan seni budaya, di antaranya lokakarya tari mingguan bagi anak-anak dan pemuda, penyediaan tempat latihan serta perlengkapan tari, hingga menghadirkan seniman lokal sebagai pembimbing.

Selain itu, pemerintah desa juga akan menggelar pameran seni dan pertunjukan tari pada agenda besar desa maupun peringatan hari nasional, serta mendorong sekolah dasar dan menengah memasukkan seni tari lokal ke dalam kegiatan ekstrakurikuler.

“Kalau bukan kita yang menjaga dan melestarikan budaya, siapa lagi,” tegas Adji.

Meski demikian, Adji menekankan keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh warga.

“Mari kita bersama-sama membangun desa yang bangga terhadap budayanya. Semakin banyak yang terlibat, semakin kuat identitas masyarakat kita,” katanya.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari warga. Tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW 05, Satria (45), mengaku senang dengan dukungan pemerintah desa terhadap seni budaya lokal.

“Saya senang melihat anak-anak muda mau belajar Jaipongan dan Lengser. Semoga seni ini terus hidup dan bisa diwariskan kepada anak cucu kita,” ujarnya.(mas/ded)

Berita Terbaru

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle27 menit lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle1 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat2 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline14 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta14 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle16 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle17 jam lalu