Ketahuan Selingkuh, Oknum ASN di Purwakarta Mengundurkan Diri

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang oknum ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta berinisial N, alias Openg, yang berkantor di Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil setelah yang bersangkutan terlibat dalam permasalahan rumah tangga pihak lain dan sempat mengaku-ngaku sebagai ajudan Wakil Bupati Purwakarta.
Kasus ini berakhir damai melalui mediasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Purwakarta, Abang Ijo Hapidin yang digelar pada Kamis malam lalu. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak yang bersengketa sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan tanpa paksaan.
Dalam pernyataan resminya, N menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Purwakarta atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengakui bahwa tindakannya telah mencoreng nama baik instansi.
"Saya Openg ( nama samaran ) memohon maaf kepada Pemerintah Purwakarta atas tercorengnya nama instansi. Saya menyatakan mengundurkan diri dari ASN. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi teman-teman agar tidak mengalami kasus seperti saya," ujar N dalam prosesi mediasi tersebut kepada Pasundan Ekspres.
Oknum ASN Melanggar Etika Sosial
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin menegaskan bahwa pihak pemerintah daerah tidak akan mentoleransi perilaku oknum abdi negara baik berstatus PNS maupun PPPK yang melanggar etika sosial, terlebih mengganggu keharmonisan rumah tangga orang lain.
"Hari ini saya tekankan, apabila ada ASN, PNS, atau P3K yang melakukan hal serupa, kami pemerintah daerah akan bertindak setegas-tegasnya," ujar Wakil Bupati.
Pada pertemuan yang menghadirkan beberapa pihak, mediasi berlangsung cukup alot selama sehari penuh tersebut akhirnya membuahkan Surat Perjanjian dari Kedua Belah Pihak.
Wakil Bupati menyatakan bahwa kedua belah pihak kini sudah saling memaafkan dan berkomitmen untuk tidak melanjutkan konflik di kemudian hari.
"Alhamdulillah, masalah ini sudah beres. Kedua belah pihak sudah sepakat damai dan saling mendoakan. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua agar menjaga martabat sebagai abdi negara dan tidak mengganggu urusan rumah tangga orang lain," pungkasnya.(mas/sep)
