Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tak Banyak yang Tahu! Ini Deretan Tempat Ziarah di Plered Purwakarta yang Ramai Didatangi Peziarah

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|17:15 WIB
Bagikan:
Tak Banyak yang Tahu! Ini Deretan Tempat Ziarah di Plered Purwakarta yang Ramai Didatangi Peziarah
Tak Banyak yang Tahu! Ini Deretan Tempat Ziarah di Plered Purwakarta yang Ramai Didatangi Peziarah (Edited via Canva)

PASUNDAN EKSPRES - Kecamatan Plered di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat mempunyai keelokan bukan hanya dari sisi alam atau budaya, tetapi juga dari sisi keagamaan sejumlah tempat ziarah di Plered Purwakarta telah menjadi tujuan peziarah dari daerah sekitar bahkan luar daerah.

Saat kamu menapaki jalan setapak menuju lokasi-lokasi tersebut, terasa bahwa ziarah bukan sekadar kunjungan fisik, melainkan juga refleksi spiritual yang memberi kesempatan untuk hening, introspeksi, sekaligus menghormati warisan ulama dan tokoh pendahulu.

Daftar tempat ziarah di Plered Purwakarta menunjukkan bahwa wilayah ini menyimpan nilai sejarah keagamaan yang dalam, mulai dari makam ulama besar hingga kawasan pemakaman keramat.

Bila kita ingin merasakan kedamaian sekaligus menyambung tali silaturahmi ke alam dan masa lalu, maka menjelajahi tempat ziarah di Plered Purwakarta bisa jadi langkah yang tepat.

Artikel ini akan mengulas beberapa tempat yang menonjol, dengan harapan bisa memberi gambaran bagi kamu yang tertarik melakukan kunjungan ziarah di wilayah ini.

Daftar Tempat ziarah di Plered Purwakarta

1. Makam KH Tubagus Ahmad Bakri (as‑Sampuri) “Mama Sempur”

Salah satu lokasi utama dalam daftar tempat ziarah di Plered Purwakarta adalah makam Mama Sempur yang terletak di Desa Sempur, Kecamatan Plered. Mama Sempur nama lengkapnya Al-‘Aalim Al-‘Allaamah Al-Faqiih Ash-Shuufi Syekh Tubagus Ahmad Bakri bin Tubagus Sayida as-Sampuri al-Faliridi al-Jawi dilahirkan di Citeko, Plered, dan wafat di Sempur. 

Makam ini setiap tahun semakin banyak dikunjungi dalam acara haul, yang rutin digelar tiap akhir Dzulqaidah, sebagai wujud penghormatan terhadap beliau. 

Mengunjungi makam Mama Sempur bisa menjadi pengalaman ziarah yang mendalam selain berdoa, peziarah dapat belajar tentang sejarah ulama Nusantara, kehidupan tarekat Qadiriyah-Naqsyabandiyah, dan bagaimana pesan spiritual turun-temurun hingga kini.

Bila kamu sedang menyusun rencana kunjungan ke tempat ziarah di Plered Purwakarta, makam ini wajib masuk daftar.

Tips, usahakan datang pagi hari saat suasana lebih tenang, dan perhatikan etika tempat, memakai pakaian rapi, menjaga kebersihan, serta menghormati pengunjung lain yang sedang berdoa.

2. Makam Syekh Baing Yusuf (di Kompleks Masjid Agung Baing Yusuf)

Walau secara administratif makam ini berada di pusat Kota Purwakarta (Kecamatan Purwakarta) bukan tepat di Plered, namun karena sering dikaitkan dengan destinasi ziarah di Kabupaten Purwakarta dan termasuk daftar wisata religi, layak disebut sebagai bagian dari daftar tempat ziarah di Plered Purwakarta secara lebih luas (wilayah kabupaten).

Syekh Baing Yusuf lahir di Bogor tahun 1709 dan wafat di Purwakarta tahun 1854 M. Beliau dikenal sebagai ulama muda penyebar Islam di Purwakarta, dimakamkan di belakang Masjid Agung Baing Yusuf. 

Menurut sejumlah laporan, makam beliau selalu dikunjungi peziarah dari berbagai daerah, terutama saat bulan-mulud atau menjelang Ramadan. 

Bagi kamu yang tertarik menjalani ziarah yang menggabungkan aspek sejarah dakwah Islam dengan kunjungan doa, makam ini bisa ditempatkan sebagai salah satu tujuan dalam rangkaian tempat ziarah di Plered Purwakarta (dan sekitarnya).

Tips, setelah berziarah, luangkan waktu di Masjid Agung Baing Yusuf untuk menghayati suasana dan mungkin mengikuti kajian ringan jika tersedia.

3. Makam Eyang Wali Pandita (Kampung Tajur, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong)

Meski lokasinya berada di Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, makam Eyang Wali Pandita tetap masuk dalam rekomendasi bila kamu memetakan rute tempat ziarah di Plered Purwakarta plus wilayah kabupaten sekitar. Makam ini berada di Kampung Tajur, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong. 

Menurut cerita masyarakat lokal, makam ini diyakini sebagai tempat penyemayaman beberapa “sesepuh” masyarakat Bojong, dan berada di atas bukit sehingga menawarkan suasana tenang sekaligus terpadu dengan alam. 

Mengunjungi makam ini menawarkan ekstra: selain aspek ziarah, kamu juga mendapat panorama sekitar yang asri dan kesempatan refleksi di luar kawasan perkotaan.

Tips, jalur menuju lokasi bisa agak menanjak pakailah alas kaki yang nyaman dan siapkan air minum karena tempat berada di kawasan agak terbuka.

Dalam rangkaian tempat ziarah di Plered Purwakarta, kita telah membahas tiga lokasi utama (dan satu tambahan di kabupaten Purwakarta yang dekat) yang masing-masing memiliki karakter sendiri, makam ulama besar (Mama Sempur), makam penyebar Islam generasi awal (Syekh Baing Yusuf), dan makam sesepuh lokal (Eyang Wali Pandita).

Kunjungan ke tempat-tempat ziarah ini bisa memberi banyak manfaat memperdalam pemahaman sejarah keagamaan di wilayah Purwakarta, memperkuat nilai spiritual dan silaturahmi, serta memberi ketenangan pribadi. Saat merencanakan kunjungan, penting untuk menghormati aturan setempat: seperti menjaga kebersihan, berpakaian sopan, menghormati peziarah lain, dan mengikuti tata cara yang berlaku.

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle19 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle1 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle2 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle3 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang3 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional4 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional4 jam lalu